'Kesempatan Indonesia Diselamatkan FIFA Sudah Habis'
Editor Bolanet | 29 April 2015 19:19
- Adanya sanksi dari FIFA, tengah membayang persepakbolaan nasional. Hal tersebut, buntut dari sikap kontroversial Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang membekukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, mengatakan jika hal tersebut mengacu pada Surat FIFA tertanggal 30 Mei 2011, bahkan diterangkan Rita Subowo, menjadi teringat dengan percakapannya bersama Presiden FIFA, Sepp Blatter.
Rita sebelumnya telah berkomunikasi dengan Sepp Blatter setelah ditugaskan Menpora sebelumnya, Roy Suryo, terkait dualisme yang terjadi sebelumnya di sepakbola Indonesia.
Dahulu Sepp Blatter bilang, kita sudah diberikan kesempatan terakhir. Karena sudah ada negara yang komplain kenapa Indonesia mendapat kesempatan lebih banyak. Negara lain saja langsung mendapat sanksi, kata Rita.
Karena itu, jangan sampai kondisi semakin memburuk. Kesempatan kita diselamatkan FIFA, sudah habis. Apalagi, kita harus fokus menjadi tuan rumah Asian Games. Bayangkan kalau ada sanksi, yang membuat tidak bisa memainkan sepak bola di Tanah Air sendiri saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games. Mungkin akan ada yang meminta agar pelaksanaan Asian Games tidak dilakukan di Indonesia karena sepak bola tidak bisa diselenggarakan, tuntasnya. (esa/dzi)
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, mengatakan jika hal tersebut mengacu pada Surat FIFA tertanggal 30 Mei 2011, bahkan diterangkan Rita Subowo, menjadi teringat dengan percakapannya bersama Presiden FIFA, Sepp Blatter.
Rita sebelumnya telah berkomunikasi dengan Sepp Blatter setelah ditugaskan Menpora sebelumnya, Roy Suryo, terkait dualisme yang terjadi sebelumnya di sepakbola Indonesia.
Dahulu Sepp Blatter bilang, kita sudah diberikan kesempatan terakhir. Karena sudah ada negara yang komplain kenapa Indonesia mendapat kesempatan lebih banyak. Negara lain saja langsung mendapat sanksi, kata Rita.
Karena itu, jangan sampai kondisi semakin memburuk. Kesempatan kita diselamatkan FIFA, sudah habis. Apalagi, kita harus fokus menjadi tuan rumah Asian Games. Bayangkan kalau ada sanksi, yang membuat tidak bisa memainkan sepak bola di Tanah Air sendiri saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games. Mungkin akan ada yang meminta agar pelaksanaan Asian Games tidak dilakukan di Indonesia karena sepak bola tidak bisa diselenggarakan, tuntasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Siapa Lawan Timnas Prancis di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 18:00
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Brasil?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 17:00
-
Andoni Iraola Depak Pemain Ini dari Skuad Liverpool?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 16:30
-
Siapa Lawan Timnas Jerman di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 16:00
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Spanyol?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 15:00
-
Saingi Arsenal, MU Juga Kejar Bruno Guimaraes
Liga Inggris 28 Juni 2026, 14:30
-
Siapa Lawan Timnas Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 14:00
-
MU Putuskan Lepas Striker Muda Berbakat Mereka di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 13:30
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan yang Menanti Timnas Portugal?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 13:00
-
Siapa Lawan Timnas Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 12:00
-
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, 29 Juni - 4 Juli 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:50
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41










