Ketum PSSI Dukung Pieter Rumaropen Dihukum Seumur Hidup
Editor Bolanet | 25 April 2013 14:09
- Penyerang kepunyaan Persiwa Wamena, Pieter Romaropen, kini tengah merana. Sebab, dirinya mendapatkan hukuman larangan bermain sepakbola seumur hidup yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Hal tersebut, sehubungan tindakan tidak terpuji Pieter, yakni memukul mulut wasit Muhaimin hingga berdarah. Keputusan Komdis tersebut, rupanya sejurus dengan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin. Djohar mengaku sepakat, lantaran agar tindakan serupa tidak kembali terulang dalam pentas sepakbola nasional.
Pemain-pemain lainnya, harus mengambil pelajaran berharga dari kejadian tersebut. Hukuman yang diberikan, harus bisa memberikan efek jera, tuturnya.
Kejadian tersebut, berlangsung ketika Persiwa dikalahkan Pelita Bandung Raya (PBR) dengan skor 2-1, dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, di stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/4).
Pada menit ke-79, wasit Muhaimin memutuskan menghadiahkan penalti kepada PBR setelah bek Nova Aryanto ditakling Ok Jhon.
Keputusan tersebut, lantas diprotes pemain Persiwa yang menganggap Ok Jhon melakukan takling bersih sebelum dilanggar kaki Nova. Dalam aksi tersebut, Pieter Romaropen melakukan gerakan pukulan ke arah mulut wasit Muhaimin.
Saya tidak berniat memukul wasit. Saya hanya berusaha menarik wasit untuk berdiskusi, tapi tangan saya malah mengenai wajahnya, ucapnya. Selain itu, rekan saya melakukan tekel bersih kepada Nova Aryanto. Sehingga, tidak seharusnya kami mendapatkan penalti, tutupnya. (esa/mac)
Hal tersebut, sehubungan tindakan tidak terpuji Pieter, yakni memukul mulut wasit Muhaimin hingga berdarah. Keputusan Komdis tersebut, rupanya sejurus dengan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin. Djohar mengaku sepakat, lantaran agar tindakan serupa tidak kembali terulang dalam pentas sepakbola nasional.
Pemain-pemain lainnya, harus mengambil pelajaran berharga dari kejadian tersebut. Hukuman yang diberikan, harus bisa memberikan efek jera, tuturnya.
Kejadian tersebut, berlangsung ketika Persiwa dikalahkan Pelita Bandung Raya (PBR) dengan skor 2-1, dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, di stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/4).
Pada menit ke-79, wasit Muhaimin memutuskan menghadiahkan penalti kepada PBR setelah bek Nova Aryanto ditakling Ok Jhon.
Keputusan tersebut, lantas diprotes pemain Persiwa yang menganggap Ok Jhon melakukan takling bersih sebelum dilanggar kaki Nova. Dalam aksi tersebut, Pieter Romaropen melakukan gerakan pukulan ke arah mulut wasit Muhaimin.
Saya tidak berniat memukul wasit. Saya hanya berusaha menarik wasit untuk berdiskusi, tapi tangan saya malah mengenai wajahnya, ucapnya. Selain itu, rekan saya melakukan tekel bersih kepada Nova Aryanto. Sehingga, tidak seharusnya kami mendapatkan penalti, tutupnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persiwa Berharap Rumor Wasit Disuap Tak Terdengar Lagi
Bola Indonesia 6 Januari 2017, 15:05
-
Persiwa Ingin Klub Divisi Utama Lebih Diperhatikan
Bola Indonesia 6 Januari 2017, 14:12
-
Setahun Kompetisi, Persiwa Habiskan Rp 3 Miliar Untuk Transportasi
Bola Indonesia 22 April 2016, 14:48
-
Terkendala Sponsor, Persiwa Absen di ISC
Bola Indonesia 22 April 2016, 13:08
-
PSSI Legowo ISL Tak Digelar Musim Ini
Bola Indonesia 15 April 2016, 09:36
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













