Ketum PSSI Luruskan Hasil Rapat Exco 27 Februari
Editor Bolanet | 1 Maret 2013 07:20
- Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin, mengaku jengah dengan kencangnya pemberitaan miring seputar hasil rapat Komite Eksekutif (Exco), pada 27 Februari lalu.
Karena itu, Djohar meminta supaya polemik yang ada, segera dihentikan. Alasannya, hasil rapat sudah disepakati dan disetujui dirinya, selaku Ketum PSSI.
Yang perlu diingat, Ketua Umum memiliki kewenangan untuk mengangkat dan mencopot Sekjen, ujarnya.
Karena itu, Djohar menampik jika masih adanya opini yang menyebutkan jika rapat Exco tersebut dianggap tidak sah. Tentunya, pernyataan tersebut sangat keliru dan tidak berdasar, sambungnya.
Sebab dikatakan Djohar, instruksi FIFA dengan tegas menyebutkan supaya La Nyala Mahmud Matalitti dan kawan-kawan harus kembali pada posisinya sebagai Exco PSSI tanpa syarat.
Hal tersebut, sebenernya sudah dipulihkan melalui Kongres Tahunan PSSI di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Kemudian, kembali diperkuat dalam MoU antara PSSI, KPSI, KONI dan KOI yang difasilitasi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, di kantor Menpora, Senayan, Jakarta, pada 18 Februari lalu.
Apalagi, selaku Ketum, saya telah mengeluarkan surat untuk mencabut Surat Keterangan (SK) pemecatan keempatnya dari Komisi Etika pada tanggal 23 Februari lalu. Dengan begitu, keempat Exco tersebut memiliki hak dan landasan hukum untuk mengikuti rapat Exco, 27 Februari, pungkas Djohar. (esa/dzi)
Karena itu, Djohar meminta supaya polemik yang ada, segera dihentikan. Alasannya, hasil rapat sudah disepakati dan disetujui dirinya, selaku Ketum PSSI.
Yang perlu diingat, Ketua Umum memiliki kewenangan untuk mengangkat dan mencopot Sekjen, ujarnya.
Karena itu, Djohar menampik jika masih adanya opini yang menyebutkan jika rapat Exco tersebut dianggap tidak sah. Tentunya, pernyataan tersebut sangat keliru dan tidak berdasar, sambungnya.
Sebab dikatakan Djohar, instruksi FIFA dengan tegas menyebutkan supaya La Nyala Mahmud Matalitti dan kawan-kawan harus kembali pada posisinya sebagai Exco PSSI tanpa syarat.
Hal tersebut, sebenernya sudah dipulihkan melalui Kongres Tahunan PSSI di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Kemudian, kembali diperkuat dalam MoU antara PSSI, KPSI, KONI dan KOI yang difasilitasi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, di kantor Menpora, Senayan, Jakarta, pada 18 Februari lalu.
Apalagi, selaku Ketum, saya telah mengeluarkan surat untuk mencabut Surat Keterangan (SK) pemecatan keempatnya dari Komisi Etika pada tanggal 23 Februari lalu. Dengan begitu, keempat Exco tersebut memiliki hak dan landasan hukum untuk mengikuti rapat Exco, 27 Februari, pungkas Djohar. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















