Kiper Persela Choirul Huda Meninggal karena Hypoxia
Haris Suhud | 15 Oktober 2017 19:50
Bola.net - - Penjaga gawang Persela Lamongan, Choirul Huda, meninggal dunia setelah mengalami benturan dalam pertandingan menghadapi Semen Padang, Minggu . Kapten tim berjuluk Joko Tingkir tersebut meninggal karena hypoxia.
Jelang pertandingan, memang tak ada tanda-tanda gangguan kesehatan pada diri Huda. Ia bahkan masih ikut bersuka ria ketika kubunya mencetak gol ke gawang Semen Padang pada menit kedua dalam pertandingan tersebut.
Huda kemudian mengalami benturan dengan rekannya sendiri, Ramon Rodriguez, ketika akan menangkap bola pada menit 44 pertandingan. Dadanya tampak berbenturan dengan lutut Ramon.
Ia masih sadar tak lama setelah terjadi benturan itu. Namun ia tampak kesulitan bernafas dan memegangi mulut dan tampak menahan rasa sakit.
Huda lalu mendapat perawatan tim medis dan mendapat bantuan pernapasan tabung oksigen di pinggir lapangan. Tak lama setelah itu, ia dilarikan ke RSUD dr. Soegiri Lamongan.
Dikutip dari Bolalob, ketika sampai di rumah sakit, Huda masih bisa bernafas. Sayang, nyawanya tak tertolong dan Huda menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 17.15 WIB.
Menurut dokter yang menangani almarhum, dr. Zaki Mubarak, Huda mengalami hypoxia dan nyawanya tak terselamatkan. Adapun hypoxia adalah keadaan ketika jaringan tubuh kekurangan oksigen.
Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya hypoxia salah satunya adalah karena benturan keras. Dan Huda diduga kehabisan nafas setelah mengalami benturan sehingga tak sadarkan diri, dan meninggal.
Huda sendiri sudah gabung Persela sejak 1999. Ia menjadi kiper utama Persela sejak 2002. Ia tak pernah ganti klub hingga akhir hayatnya.
Baca Juga:
- Video Detik-detik Tabrakan Kiper Persela Choirul Huda sampai Meninggal
- Begini Kronologi Kiper Persela Choirul Huda Meninggal Dunia
- Aji Santoso Terpukul Atas Wafatnya Choirul Huda
- Innalillahi, Penjaga Gawang Persela Choirul Huda Meninggal Dunia
- Persela Kandaskan Semen Padang, Choirul Huda Tak Sadarkan Diri
- Peluang Lolos Degradasi Kian Lebar, PS TNI Bersyukur
(bl/shd)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Arema FC, 10 Maret 2026
Bola Indonesia 10 Maret 2026, 09:09
LATEST UPDATE
-
3 Kekalahan Beruntun, Kursi Marcos Santos di Arema FC Mulai Panas?
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 23:04
-
Hasil PSIM vs Persijap: Drama 4 Gol, VAR, dan Lampu Padam
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 22:54
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Penentu di Laga Madrid vs Man City
Liga Champions 11 Maret 2026, 22:21
-
Khvicha Kvaratskhelia Selalu Tampil Berbeda di Liga Champions Bersama PSG
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:58
-
Joao Pedro Jadi Andalan Chelsea Dalam Duel Kontra PSG di Liga Champions
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:39
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bali United 12 Maret 2025
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 21:27
-
Iran Pastikan Tak Ikut Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Maret 2026, 21:24
-
Live Streaming Leverkusen vs Arsenal - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:02
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:00
-
Prediksi Dewa United vs Manila Digger 12 Maret 2025
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 20:58
-
Live Streaming PSG vs Chelsea - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 20:52
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41








