Komding PSSI Enggan Menggantung Pemain Persiwa
Editor Bolanet | 13 Mei 2013 16:27
- Kasus pemain Persiwa Wamena, Edison Pieter Romaropen, yang terbukti melakukan pemukulan terhadap wasit Muhaimin, akan disidangkan Komisi Banding (Komding) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Jumat (19/5).
Hal tersebut, diungkapkan Ketua Komding PSSI, Muhammad Muhdar. Dikatakan Mundar, berkas banding yang diajukan manajemen Persiwa, kini belum tuntas dipelajari.
Yang pasti, kami ingin kasus ini segera berakhir. Kami tidak ingin lama-lama menggantung nasib orang, ujarnya.
Kini, anggota kami sedang mempelajari kasus dan berkas bandingnya. Nantinya, sidang tersebut diharapkan hanya digelar satu kali saja, sambung Divisi Legal klub Persisam Samarinda, kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 tersebut.
Dalam proses sidang, dikatakannya lagi, tidak perlu mendatangkan sosok Romaropen. Sebab, pihaknya hanya mempelajari dari bukti rekaman video, laporan pertandingan, serta hasil investigasi yang dilakukan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Ini kasus yang berat dan sangat mencederai sepak bola. Sehingga, harus sangat hati-hati dalam mengambil keputusan. Kami akan mengambil keputusan berdasarkan pada statuta dan aturan yang ada, tuntasnya. (esa/mac)
Hal tersebut, diungkapkan Ketua Komding PSSI, Muhammad Muhdar. Dikatakan Mundar, berkas banding yang diajukan manajemen Persiwa, kini belum tuntas dipelajari.
Yang pasti, kami ingin kasus ini segera berakhir. Kami tidak ingin lama-lama menggantung nasib orang, ujarnya.
Kini, anggota kami sedang mempelajari kasus dan berkas bandingnya. Nantinya, sidang tersebut diharapkan hanya digelar satu kali saja, sambung Divisi Legal klub Persisam Samarinda, kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 tersebut.
Dalam proses sidang, dikatakannya lagi, tidak perlu mendatangkan sosok Romaropen. Sebab, pihaknya hanya mempelajari dari bukti rekaman video, laporan pertandingan, serta hasil investigasi yang dilakukan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Ini kasus yang berat dan sangat mencederai sepak bola. Sehingga, harus sangat hati-hati dalam mengambil keputusan. Kami akan mengambil keputusan berdasarkan pada statuta dan aturan yang ada, tuntasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








