Komdis PSSI Masih Tunggu Keterangan PSIS Semarang
Editor Bolanet | 29 September 2015 11:31
- Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) masih mengalami kesulitan untuk memberikan sanksi kepada para pelaku sepak bola gajah yang melibatkan manajemen PSS Sleman. Hal tersebut, akibat Manajemen PSIS Semarang mangkir dalam sidang Komdis PSSI di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (28/9).
Ketua Komdis PSSI, Ahmad Yulianto, menerangkan jika hal tersebut berdampak pada proses pengambilan keputusan terhadap Manajemen PSS.
Manajemen PSIS dipanggil karena Komdis PSIS masih haru melakukan pendalaman lagi. Apalagi, setelah adanya keterangan dari Manajer PSS, Supardjiono, yang berbeda dengan empat pemain PSS, terutama Hermawan.
Pemanggilan dilakukan, dilanjutkan Ahmad Yulianto, agar keputusan untuk Manajemen PSS bisa adil.
Kami mengundang manajemen PSIS, tapi minta dijadwal ulang lagi. Minta dijadwal ulang dengan alasan tiket yang sulit, kata Ahmad Yulianto.
Kami ingin mendengar keterangan dari PSIS seperti apa. Sebab, ada suasana psikologis di pertandingan. Apakah PSIS mendapat tekanan yang sama dengan PSS Sleman. Kami akan panggil Senin pekan depan (5/10), tutur Ahmad Yulianto.
Lebih jauh dikatakannya lagi, untuk pemain dan ofisial yang sebelumnya dihukum, tidak ada pemutihan. Meski demikian, Supardjiono tetap menjadi sosok yang bertanggung jawab.
Jangan yang bertanggung jawab tidak dihukum, tapi yang lain dihukum. Namun kami harus melihat rasa keadilan sehingga memanggil PSIS. Semoga sebelum akhir tahun selesai, pungkasnya. (esa/dzi)
Ketua Komdis PSSI, Ahmad Yulianto, menerangkan jika hal tersebut berdampak pada proses pengambilan keputusan terhadap Manajemen PSS.
Manajemen PSIS dipanggil karena Komdis PSIS masih haru melakukan pendalaman lagi. Apalagi, setelah adanya keterangan dari Manajer PSS, Supardjiono, yang berbeda dengan empat pemain PSS, terutama Hermawan.
Pemanggilan dilakukan, dilanjutkan Ahmad Yulianto, agar keputusan untuk Manajemen PSS bisa adil.
Kami mengundang manajemen PSIS, tapi minta dijadwal ulang lagi. Minta dijadwal ulang dengan alasan tiket yang sulit, kata Ahmad Yulianto.
Kami ingin mendengar keterangan dari PSIS seperti apa. Sebab, ada suasana psikologis di pertandingan. Apakah PSIS mendapat tekanan yang sama dengan PSS Sleman. Kami akan panggil Senin pekan depan (5/10), tutur Ahmad Yulianto.
Lebih jauh dikatakannya lagi, untuk pemain dan ofisial yang sebelumnya dihukum, tidak ada pemutihan. Meski demikian, Supardjiono tetap menjadi sosok yang bertanggung jawab.
Jangan yang bertanggung jawab tidak dihukum, tapi yang lain dihukum. Namun kami harus melihat rasa keadilan sehingga memanggil PSIS. Semoga sebelum akhir tahun selesai, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pieter Huistra Tak Mau PSS Sleman Terjebak Tekanan
Bola Indonesia 7 Oktober 2026, 16:45
-
3 Kekalahan Beruntun Bikin Mental PSS Sleman Tertekan
Bola Indonesia 24 September 2026, 17:13
-
PSS Sleman Terpuruk di Awal Musim, Pieter Huistra Ungkap Biang Masalahnya
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





