'Komdis Tak Berhak Hukum Exco PSSI'
Editor Bolanet | 15 Mei 2013 17:42
- Status terhukum, akibat sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI, tak diakui oleh Bob Hippy. Menurut salah seorang anggota Komite Eksekutif PSSI tersebut, sanksi yang dijatuhkan Komdis padanya, dan lima rekannya yang lain, tidak sah.
Komdis tidak berhak menghukum anggota Exco. Komdis justru dipilih oleh Exco. Kami tak pernah memilih Ketua Komdis yang sekarang. Bagi saya, Ketua Komdis masih Pak Limbong (Bernhard Limbong, red), ujar Bob Hippy, pada .
Sebelumnya, dalam rapat Komite Eksekutif, Senin (06/05), diambil keputusan bahwa enam anggota Komite Eksekutif PSSI (Sihar Sitorus, Farid Rahman, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Bob Hippy) dijatuhi hukuman tidak boleh aktif dari sepakbola selama sepuluh tahun. Hukuman ini dijatuhkan karena enam orang tersebut dinilai memalsukan dokumen organisasi, yaitu notulen Rapat Exco tertanggal 7 Maret 2013.
Lebih lanjut, Bob menyebut bahwa secara prinsip Komdis tidak bisa menghukum anggota Exco. Pasalnya, menurut Bob, tugas Komdis adalah mengawasi penegakan disiplin oleh pemain dan perangkat pertandingan.
Atau jangan-jangan mereka mengira saya masih seorang pemain? tandas mantan penggawa Timnas Indonesia di era 60-an ini, dengan nada berseloroh. (den/dzi)
Komdis tidak berhak menghukum anggota Exco. Komdis justru dipilih oleh Exco. Kami tak pernah memilih Ketua Komdis yang sekarang. Bagi saya, Ketua Komdis masih Pak Limbong (Bernhard Limbong, red), ujar Bob Hippy, pada .
Sebelumnya, dalam rapat Komite Eksekutif, Senin (06/05), diambil keputusan bahwa enam anggota Komite Eksekutif PSSI (Sihar Sitorus, Farid Rahman, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Bob Hippy) dijatuhi hukuman tidak boleh aktif dari sepakbola selama sepuluh tahun. Hukuman ini dijatuhkan karena enam orang tersebut dinilai memalsukan dokumen organisasi, yaitu notulen Rapat Exco tertanggal 7 Maret 2013.
Lebih lanjut, Bob menyebut bahwa secara prinsip Komdis tidak bisa menghukum anggota Exco. Pasalnya, menurut Bob, tugas Komdis adalah mengawasi penegakan disiplin oleh pemain dan perangkat pertandingan.
Atau jangan-jangan mereka mengira saya masih seorang pemain? tandas mantan penggawa Timnas Indonesia di era 60-an ini, dengan nada berseloroh. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:54
-
Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:44
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47








