Komite Etik Tidak Mendapatkan Undangan KLB
Editor Bolanet | 15 Maret 2013 20:40
- Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dipastikan bergulir di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (17/3). KLB tersebut, juga dipastikan diikuti 100 voters dengan agenda pengembalian empat Komite Eksekutif (Exco), revisi statuta, dan penyatuan kompetisi.
Namun sayangnya, tidak semua pihak dapat menghadiri hajatan tersebut. Padahal, KLB diharapkan menjadi momentum untuk mengakhiri konflik yang selama ini melanda sepak bola nasional.
Saya tidak mendapatkan undangan KLB. Sudah lama saya tidak dihubungi para pengurus PSSI lainnya. Saya juga tidak pernah lagi diajak dalam rapat-rapat PSSI, ujar Ketua Komite Etik PSSI, Todung Mulya Lubis.
Meski begitu, Todung menginginkan agar semua persoalan sepak bola segera selesai. Dikatakannya lagi, penyatuan organisasi sepak bola harus diselesaikan.
Semua pihak harus mengikuti aturan yang berlaku dan tidak boleh diabaikan. Kalau diabaikan, hanya melahirkan konflik yang baru. Kini, sudah tidak lagi mungkin melahirkan konflik yang baru. Semua pihak harus berjalan di koridor peraturan yang berlaku, imbuhnya.
Menurut pandangannya, jika aturan-aturan tidak diindahkan, bisa menimbulkan potensi konflik yang menimbulkan perpecahan. Padahal, diungkapkannya, Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun sepakbola yang tangguh di kawasan Asia.
Tapi, dengan kondisi seperti ini tentu sulit bagai Indonesia untuk menjadi kiblat sepakbola Asia atau Asia Tenggara, pungkasnya. (esa/dzi)
Namun sayangnya, tidak semua pihak dapat menghadiri hajatan tersebut. Padahal, KLB diharapkan menjadi momentum untuk mengakhiri konflik yang selama ini melanda sepak bola nasional.
Saya tidak mendapatkan undangan KLB. Sudah lama saya tidak dihubungi para pengurus PSSI lainnya. Saya juga tidak pernah lagi diajak dalam rapat-rapat PSSI, ujar Ketua Komite Etik PSSI, Todung Mulya Lubis.
Meski begitu, Todung menginginkan agar semua persoalan sepak bola segera selesai. Dikatakannya lagi, penyatuan organisasi sepak bola harus diselesaikan.
Semua pihak harus mengikuti aturan yang berlaku dan tidak boleh diabaikan. Kalau diabaikan, hanya melahirkan konflik yang baru. Kini, sudah tidak lagi mungkin melahirkan konflik yang baru. Semua pihak harus berjalan di koridor peraturan yang berlaku, imbuhnya.
Menurut pandangannya, jika aturan-aturan tidak diindahkan, bisa menimbulkan potensi konflik yang menimbulkan perpecahan. Padahal, diungkapkannya, Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun sepakbola yang tangguh di kawasan Asia.
Tapi, dengan kondisi seperti ini tentu sulit bagai Indonesia untuk menjadi kiblat sepakbola Asia atau Asia Tenggara, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal jadi Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti Legawa
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 14:59 -
Kalahkan Ratu Tisha, Menpora dan Yunus Nusi Terpilih Sebagai Wakil Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 14:33
-
Berapa sih Gaji Ketua Umum PSSI?
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 14:02
-
Menang Mutlak di KLB, Erick Thohir Ucapkan Terima Kasih ke Voters
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 13:44
LATEST UPDATE
-
Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 13:13
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Singapura, Siapa Lebih Unggul?
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 12:13
-
Galatasaray Gencar Rayu Rafael Leao, Victor Osimhen Ikut Bantu
Liga Italia 5 Agustus 2026, 10:43
-
Xabi Alonso Buka Suara soal Masa Depan Mykhailo Mudryk di Chelsea
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 10:13
-
Neymar Akui Bisa Pensiun Usai Kontraknya di Santos Berakhir pada Desember
Bola Dunia Lainnya 5 Agustus 2026, 09:43
-
Bukan Cuma Bradley Barcola, Liverpool Juga Kejar Winger PSG Ini
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 06:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16









