Kongres PSSI dan KPSI Masih Belum Bisa Disatukan
Editor Bolanet | 4 Desember 2012 09:50
- Saut Sirait, Ketua Joint Commitee baru yang menggantikan posisi Todung Mulya Lubis menjelaskan jika kongres PSSI dan KPSI untuk saat ini masih belum bisa disatukan. Saut menjelaskan hal ini usai memimpin rapat JC yang dipantau langsung oleh Governance Regulator Executive AFS, James Richard di kantor PSSI, Sabtu (01/12).
Seperti diketahui sebelumnya jika PSSI akan menggelar Kongres Luar Biasa pada Senin (10/12). Sementara KPSI akan menggelar kongres sendiri pada Minggu (9/12).
Rapat JC pada hari Sabtu (01/12) itu juga dihadiri Widjayanto dan Umar Husein serta Sekjen Halim Mahfuds, sedangkan Ray Akbar berhalangan hadir. Sementara dari pihak KPSI hanya diwakili Togar Manahan Nero dan ketiga anggota lainnya berhalangan.
Dalam rapat tersebut, JC kembali membahas empat poin yang ada dalam MoU yaitu mengenai kongres, prosedur pengembalian 4 exco, penyatuan liga dan revisi statuta. Kongres yang melibatkan kedua pihak itu sebenarnya tidak mungkin digelar bulan Desember ini, ucap Saut seperti dilansir dari situs resmi PSSI.
Hal ini lantaran masih diperlukan pengkondisian yang maksimal menuju penyatuan tersebut. Ini butuh waktu, baik soal psikoligis dan pemahaman statuta maupun tafsir dari MoU itu sendiri, imbuh Saut.
Selain itu, kendala lain kedua kongres tidak bisa disatukan adalah karena masing-masing pihak sudah menyebarkan undangan. Meski demikian, Saut meminta kepada kedua pihak untuk untuk bisa membangun kesadaran untuk membahas penyelesaian konflik pada kongresnya masing-masing. Pertemuan selanjutnya direncanakan pada Rabu (05/12), jelas Saut Sirait. (pssi/mac)
Seperti diketahui sebelumnya jika PSSI akan menggelar Kongres Luar Biasa pada Senin (10/12). Sementara KPSI akan menggelar kongres sendiri pada Minggu (9/12).
Rapat JC pada hari Sabtu (01/12) itu juga dihadiri Widjayanto dan Umar Husein serta Sekjen Halim Mahfuds, sedangkan Ray Akbar berhalangan hadir. Sementara dari pihak KPSI hanya diwakili Togar Manahan Nero dan ketiga anggota lainnya berhalangan.
Dalam rapat tersebut, JC kembali membahas empat poin yang ada dalam MoU yaitu mengenai kongres, prosedur pengembalian 4 exco, penyatuan liga dan revisi statuta. Kongres yang melibatkan kedua pihak itu sebenarnya tidak mungkin digelar bulan Desember ini, ucap Saut seperti dilansir dari situs resmi PSSI.
Hal ini lantaran masih diperlukan pengkondisian yang maksimal menuju penyatuan tersebut. Ini butuh waktu, baik soal psikoligis dan pemahaman statuta maupun tafsir dari MoU itu sendiri, imbuh Saut.
Selain itu, kendala lain kedua kongres tidak bisa disatukan adalah karena masing-masing pihak sudah menyebarkan undangan. Meski demikian, Saut meminta kepada kedua pihak untuk untuk bisa membangun kesadaran untuk membahas penyelesaian konflik pada kongresnya masing-masing. Pertemuan selanjutnya direncanakan pada Rabu (05/12), jelas Saut Sirait. (pssi/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peserta Nilai KLB PSSI Palangkaraya Sah Sesuai Statuta
Bola Indonesia 11 Desember 2012, 09:17
-
Kantor PSSI Dijaga Dari KPSI
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 18:45
-
Kongres Biasa KPSI Sepakat Jalankan KLB Di Ancol
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 18:30
-
'Sanksi FIFA, Kerugian Bagi Indonesia'
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 17:15
-
Pemerintah Serahkan Penyelesaian Dualisme Kepada FIFA
Bola Indonesia 10 Desember 2012, 14:47
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













