Kurnia Meiga: Jika FIFA Berikan Sanksi, Pemain Paling Dirugikan
Editor Bolanet | 28 April 2015 10:38
- Semenjak pembekuan dan larangan bermain atas Arema Cronus, para pemain praktis hanya menunggu keputusan tim. Sepanjang masa menunggu, perasaan mereka tidak nyaman, penuh tanda tanya.
Secara pribadi, kita jadi kepikiran terus. Jadi ikut atau tidak. Kan kita juga punya Timnas, takut sama FIFA-nya disanksi juga, kata Kurnia Meiga, penjaga gawang Arema Cronus kepada kontributor Merdeka.com, Darmadi Sasongko di rumah Cristian Gonzales, Perumahan Puncak Dieng Eksklusif, Blok II-1 Nomor 4, Kota Malang, Senin (27/4).
Meiga sebagai pemain merasa sangat dirugikan jika FIFA benar-benar menjatuhkan sanksi pada sepakbola Indonesia. Selain urusan profesi, ladang tempat mereka mencari makan akan gulung tikar.
Seandainya disanksi FIFA, kita sebagai pemain merasa dirugikan atas pembekuan PSSI. Kita kan nyari duit untuk menghidupi keluarga kan dari situ, katanya.
Kini Menpora dengan pihak Arema Cronus dan peserta kompetisi yang lain sedang melakukan pembicaraan. Meiga berharap persoalan tidak berlarut-larus yang sangat merugikan pemain dan dunia sepakbola.
Harapannya mudah-mudahan kompetisi jalan, Arema bisa main kembali. Mudah-mudahan bapak Menpora bisa membantu Arema untuk mengikuti kompetisi, katanya.
Kendati mulai muncul ketidakpastian, Meiga enggan untuk pindah ke tim lain. Dia mengaku masih terikat kontrak dengan Arema dan akan mengikuti prosedur yang ada.
Sebagai pemain merasa bingung dengan kondisi sekarang, kan sebagian (kompetisi) sudah jalan. Tapi kita kembali berpikir berjalan lagi atau tidak, katanya.
Meiga bersama istrinya, Azhiera Adzka Fathir, bermain bola di depan rumah Gonzales di Perumahan Puncak Dieng Eksklusif, Blok II-1 Nomor 4, Kota Malang. Mereka juga datang dengan membawa bayinya yang belum genap setahun.
Mereka melawan tim Gonzales yang juga bersama istrinya, Eva Nurida dan dua anaknya. Kita kan nggak boleh main di lapangan. Kita refreshing dengan main di jalanan, tegas Meiga. [initial]
(dar/pra)
Secara pribadi, kita jadi kepikiran terus. Jadi ikut atau tidak. Kan kita juga punya Timnas, takut sama FIFA-nya disanksi juga, kata Kurnia Meiga, penjaga gawang Arema Cronus kepada kontributor Merdeka.com, Darmadi Sasongko di rumah Cristian Gonzales, Perumahan Puncak Dieng Eksklusif, Blok II-1 Nomor 4, Kota Malang, Senin (27/4).
Meiga sebagai pemain merasa sangat dirugikan jika FIFA benar-benar menjatuhkan sanksi pada sepakbola Indonesia. Selain urusan profesi, ladang tempat mereka mencari makan akan gulung tikar.
Seandainya disanksi FIFA, kita sebagai pemain merasa dirugikan atas pembekuan PSSI. Kita kan nyari duit untuk menghidupi keluarga kan dari situ, katanya.
Kini Menpora dengan pihak Arema Cronus dan peserta kompetisi yang lain sedang melakukan pembicaraan. Meiga berharap persoalan tidak berlarut-larus yang sangat merugikan pemain dan dunia sepakbola.
Harapannya mudah-mudahan kompetisi jalan, Arema bisa main kembali. Mudah-mudahan bapak Menpora bisa membantu Arema untuk mengikuti kompetisi, katanya.
Kendati mulai muncul ketidakpastian, Meiga enggan untuk pindah ke tim lain. Dia mengaku masih terikat kontrak dengan Arema dan akan mengikuti prosedur yang ada.
Sebagai pemain merasa bingung dengan kondisi sekarang, kan sebagian (kompetisi) sudah jalan. Tapi kita kembali berpikir berjalan lagi atau tidak, katanya.
Meiga bersama istrinya, Azhiera Adzka Fathir, bermain bola di depan rumah Gonzales di Perumahan Puncak Dieng Eksklusif, Blok II-1 Nomor 4, Kota Malang. Mereka juga datang dengan membawa bayinya yang belum genap setahun.
Mereka melawan tim Gonzales yang juga bersama istrinya, Eva Nurida dan dua anaknya. Kita kan nggak boleh main di lapangan. Kita refreshing dengan main di jalanan, tegas Meiga. [initial]
Jangan Lewatkan!
Menpora: Persebaya dan Arema Memerlukan Penanganan Khusus
Ini Syarat Menpora Agar Persebaya dan Arema Bisa Berkompetisi
Kepolisian Pantau dan Amankan Aksi Aremania
Soal Demo Aremania, Ini Kata Manajemen Arema Cronus
Gelar Sepakbola Jalanan, Aremania Sempat Bikin Macet
Ikut Sepakbola Jalanan ala Aremania, Ini Kata Suharno
Protes BOPI dan Menpora, Aremania Gelar Pertandingan di Jalanan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








