Lagi, Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia Karena Dikeroyok Usai Laga BRI Liga 1 Lawan Persebaya
Ari Prayoga | 29 Agustus 2022 11:20
Bola.net - Duka masih belum berhenti menyelimuti sepak bola Indonesia. Suporter PSS Sleman lagi-lagi meninggal dunia, kali ini atas nama Aditya Eka Putranda karena dikeroyok sejumlah oknum.
Pengeroyokan ini terjadi usai laga BRI Liga 1 2022/2023 antara PSS vs Persebaya Surabaya, Sabtu (27/8/2022) kemarin. Awal Agustus lalu, seorang suporter PSS bernama Tri Fajar Firmansyah juga meninggal dunia akibat dikeroyok.
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Andy Wardhana prihatin dengan kejadian meninggalnya suporter PSS Sleman itu. Ia juga mengecam kejadian tersebut.
"Kami keluarga besar PSS turus prihatin dan berbelasungkawa atas meninggalnya salah satu keluarga kami dari BCS yaitu saudara Aditya," kata Andy.
"Kami sangat menyesalkan dan mengecam kejadian ini kembali terulang serta akan mengawal hingga tuntas sampai pelaku diberikan hukuman yang setimpal," ujar direktur utama PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), sambungnya.
Tidak Ada yang Lebih Berharga dari Nyawa

Andy pun menyatakan tidak ada yang lebih berharga dari nyawa. Bahkan jika harus dibandingkan dengan sepak bola sekalipun.
"Tidak ada yang lebih berharga dari sepak bola daripada nyawa itu sendiri. Tentu menjadi suatu impian dari kita semua dari PSS saya rasa juga dari klub lain bahwa rivalitas itu hanya ada di lapangan selama 90 menit, lalu setelah itu kita tetap sebagai suatu keluarga dan juga menjunjung tinggi sportifitas," ujar Andy.
Prihatin

Andy kemudian menyatakan sebelumnya ia sudah menyatakan tak ingin kejadian serupa terjadi kembali saat Tri Fajar Firmansyah meninggal dunia pada awal bulan Agustus lalu. Namun, kejadian serupa justru kembali terjadi.
"Dari kejadian sebelumnya, saya sudah tidak ingin ini terjadi kembali. Membayangkan bagaimana orang tuanya melepas anaknya untuk mendukung kebanggan dan ternyata ia tidak pernah kembali membuat hati saya sangat teriris," urainya.
Hukuman Setimpal

Pria berkacamata itu kemudian meminta pihak Kepolisian untuk bisa tegas. Pelaku yang terlibat di dalam pengeroyokan itu harus dihukum dengan hukuman setimpal.
"Siapapun pelakunya, semoga pihak kepolisian bisa memberikan hukuman yang setimpal. Saya berharap kejadian ini tidak terulang lagi dan menjadi pembelajaran untuk kita yang cukup mahal," ungkapnya.
Kejadian Terakhir

Menurut Andy, sapaan akrabnya, berharap agar dari kejadian ini, suporter sepak bola di seluruh Indonesia bisa sadar dan hal serupa seperti ini tidak perlu terjadi lagi.
"Saya berharap dengan kejadian ini, seluruh suporter sepak bola di seluruh Indonesia bisa sadar dan membuka mata kalau sepak bola tidak lebih berharga daripada nyawa. Semoga kita bisa lebih baik lagi menata kekeluargaan di antara para suporter sepak bola di Indonesia," tegas Andy.
Disadur dari: Bola.com (Hery Kurniawan, Aryo Atmaja) 29 Agustus 2022
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Tim Nasional 5 Juni 2026, 19:01
-
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:15
-
Link Live Streaming FIFA Matchday: Timnas Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














