Luncurkan LaporSepakbola, Ini Kata Kemenpora
Editor Bolanet | 29 Juni 2015 19:31
- Kementerian Pemuda dan Olahraga memiliki maksud khusus di balik peluncuran laman LaporSepakbola.com. Mereka berharap laman ini bisa meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik ihwal tata kelola sepakbola yang baik.
Laman ini dibuat meningkatkan partisipasi publik dalam membantu membenahi tata kelola sepakbola kita menjadi lebih baik, ujar Staf Khusus Menpora Bidang Olahraga, Khusen Yusuf Sulaiman, pada
Ini juga dibuat untuk memudahkan siapa saja yang melihat ada kejanggalan dalam tata kelola sepakbola kita, seperti pengaturan skor, kinerja wasit, tunggakan gaji dan lain-lain, sambungnya.
Sebelumnya, Kemenpora meluncurkan LaporSepakbola.com. Menurut mereka, laman ini merupakan sarana bagi warga negara Indonesia, baik pemain, pelatih, suporter, wasit, dan masyarakat luas, untuk memberikan pengaduan dugaan adanya penyimpangan yang telah maupun yang akan terjadi.
Kemenpora menyebut bahwa banyak orang yang memiliki data tapi tak mendapat kesempatan terlibat dalam perbaikan tata kelola. Selain itu, tak ada tempat bagi orang-orang ini melakukan pengaduan terhadap terjadinya tindakan lancung tersebut.
Situs LaporSepakbola.com dibangun sebagai saluran bagi Anda untuk melakukan pengaduan terhadap berbagai kasus, mulai dari kasus kekerasan di atas lapangan, pengaturan skor, hingga kasus suap dan korupsi, tulis mereka.
Ada beberapa kasus, menurut Kemenpora, yang bisa dilaporkan melalui situs ini. Kasus-kasus tersebut antara lain: kasus-kasus dalam pertandingan, dugaan pengaturan skor, penunggakan gaji, kinerja wasit, dan lain-lain. (den/dzi)
Laman ini dibuat meningkatkan partisipasi publik dalam membantu membenahi tata kelola sepakbola kita menjadi lebih baik, ujar Staf Khusus Menpora Bidang Olahraga, Khusen Yusuf Sulaiman, pada
Ini juga dibuat untuk memudahkan siapa saja yang melihat ada kejanggalan dalam tata kelola sepakbola kita, seperti pengaturan skor, kinerja wasit, tunggakan gaji dan lain-lain, sambungnya.
Sebelumnya, Kemenpora meluncurkan LaporSepakbola.com. Menurut mereka, laman ini merupakan sarana bagi warga negara Indonesia, baik pemain, pelatih, suporter, wasit, dan masyarakat luas, untuk memberikan pengaduan dugaan adanya penyimpangan yang telah maupun yang akan terjadi.
Kemenpora menyebut bahwa banyak orang yang memiliki data tapi tak mendapat kesempatan terlibat dalam perbaikan tata kelola. Selain itu, tak ada tempat bagi orang-orang ini melakukan pengaduan terhadap terjadinya tindakan lancung tersebut.
Situs LaporSepakbola.com dibangun sebagai saluran bagi Anda untuk melakukan pengaduan terhadap berbagai kasus, mulai dari kasus kekerasan di atas lapangan, pengaturan skor, hingga kasus suap dan korupsi, tulis mereka.
Ada beberapa kasus, menurut Kemenpora, yang bisa dilaporkan melalui situs ini. Kasus-kasus tersebut antara lain: kasus-kasus dalam pertandingan, dugaan pengaturan skor, penunggakan gaji, kinerja wasit, dan lain-lain. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Konsisten di Jalur Emas, Indonesia Lampaui Target Harian SEA Games 2025
Olahraga Lain-Lain 15 Desember 2025, 16:55
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Tembus Rp1 Miliar, Menpora Erick: Bukti Cinta Presiden Prabowo
News 12 Desember 2025, 15:36
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











