Lutut Kiri Satrio Syam Masih Bengkak
Editor Bolanet | 13 Maret 2013 22:56
- Cedera yang dialami bek kiri PSM Makassar, Satrio Syam, ternyata cukup parah. Sudah seminggu lebih setelah mendapat cedera, lutut kiri Satrio masih bengkak. Cedera yang dialami Satrio didapat saat lawan Persibo Bojonegoro, 3 Maret lalu. Saat terjadi perebutan bola, pemain Persibo malah menendang kaki Satrio.
Saat mengikuti latihan di Lapangan Karebosi, Rabu (13/3/2013) sore, Satrio masih berjalan sambil terpincang-pincang. Benjolan yang cukup besar masih terlihat di lututnya.
“Ini sudah mengecil. Saat pertama kena, bengkaknya sangat besar. Untuk jalan saja terasa sakit sekali. Kalau sekarang sudah tidak terlalu sakit. Cuma belum bisa jongkok,” ujar Satrio.
Ahli fisioterapi PSM, Imanuel Maulang, belum bisa memastikan seberapa besar cedera yang dialami pemain bernomor punggung 16 itu. Ia masih menunggu hasil Magnetic Resonansi Image (MRI).
Seharusnya hari ini, Satrio sudah menjalani pemeriksaan menggunakan MRI. Sayangnya, alat MRI di Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo tiba-tiba rusak. MRI ini untuk mengetahui kondisi cedera yang sebenarnya. Bisa mendeteksi seperti apa yang terjadi di otot, tulang, sampai tulang rawan.
“Besok kita akan coba periksa MRI di RS Siloam. Kita tunggu hasilnya baru bisa bicara tentang cederanya. Kita belum tahu seberapa parah cedera dan butuh berapa lama istirahatnya,” tutur Nuel.
Nuel tetap memberikan latihan kepada Satrio. Selain rutin jalan untuk menguatkan otot-ototnya, juga latihan kebugaran di Gold Gym untuk menjaga kondisi tubuhnya. Menurut tim media PSM, Rudi Latief, dari gambaran umum, cedera Satrio mirip cedera yang dialami M Rahmat. “Tapi, untuk jelasnya, kita tunggu hasil MRI dulu,” jelasnya. (nda/hsw)
Saat mengikuti latihan di Lapangan Karebosi, Rabu (13/3/2013) sore, Satrio masih berjalan sambil terpincang-pincang. Benjolan yang cukup besar masih terlihat di lututnya.
“Ini sudah mengecil. Saat pertama kena, bengkaknya sangat besar. Untuk jalan saja terasa sakit sekali. Kalau sekarang sudah tidak terlalu sakit. Cuma belum bisa jongkok,” ujar Satrio.
Ahli fisioterapi PSM, Imanuel Maulang, belum bisa memastikan seberapa besar cedera yang dialami pemain bernomor punggung 16 itu. Ia masih menunggu hasil Magnetic Resonansi Image (MRI).
Seharusnya hari ini, Satrio sudah menjalani pemeriksaan menggunakan MRI. Sayangnya, alat MRI di Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo tiba-tiba rusak. MRI ini untuk mengetahui kondisi cedera yang sebenarnya. Bisa mendeteksi seperti apa yang terjadi di otot, tulang, sampai tulang rawan.
“Besok kita akan coba periksa MRI di RS Siloam. Kita tunggu hasilnya baru bisa bicara tentang cederanya. Kita belum tahu seberapa parah cedera dan butuh berapa lama istirahatnya,” tutur Nuel.
Nuel tetap memberikan latihan kepada Satrio. Selain rutin jalan untuk menguatkan otot-ototnya, juga latihan kebugaran di Gold Gym untuk menjaga kondisi tubuhnya. Menurut tim media PSM, Rudi Latief, dari gambaran umum, cedera Satrio mirip cedera yang dialami M Rahmat. “Tapi, untuk jelasnya, kita tunggu hasil MRI dulu,” jelasnya. (nda/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Novan Sasongko Bereuni dengan Mantan Rekannya di Persibo Bojonegoro
Bola Indonesia 26 Oktober 2020, 22:03
-
Kalahkan Persibo 2-1, Timnas U-18 Masih Banyak Kekurangan
Tim Nasional 18 Juli 2019, 19:27
-
Tiga Klub Liga 3 Jawa Timur Siap Beri Perlawanan untuk Timnas U-18
Tim Nasional 17 Juli 2019, 19:08
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












