Makan Siang di Taverna Dos Trovadores, Dibuat Salfok dengan Syal Cristiano Ronaldo
Editor Bolanet | 25 November 2024 10:39
Bola.net - Hari keempat, Minggu (24/11/2024), pemusatan latihan Korea-Korea Selecao di Portugal dimulai dengan makan siang di Taverna Dos Trovadores, sebuah tempat makan terkenal di daerah Sintra. Perjalanan menuju restoran ini memakan waktu sekitar 15 menit dari penginapan. Rombongan berangkat pada pukul 11.30 waktu setempat.
Jalur yang dilalui kali ini berbeda dari tiga hari sebelumnya. Jika sebelumnya menuju Lisbon melalui dataran rendah, kali ini bus harus berjuang lebih keras untuk menanjak.
Restoran ini terletak di kawasan pemukiman yang cukup padat penduduk. Di dekatnya terdapat pasar kecil yang menjajakan berbagai barang.
Saat memasuki restoran, para pemain Korea-Korea Selecao terpesona oleh berbagai pernak-pernik hiasan yang ada. Di dinding restoran terpajang lukisan, gitar, dan benda-benda antik lainnya.
Dibuat Salfok dengan Syal Cristiano Ronaldo

Nama Taverna Dos Trovadores berasal dari dua kata; "Taverna" berarti warung, sedangkan "Trovadores" berarti musisi. Secara keseluruhan, nama tersebut dapat diartikan sebagai kedai tempat berkumpulnya musisi.
Tidak heran jika alat musik seperti gitar dan biola dipajang di dinding restoran. Selain itu, terdapat lukisan klasik dan gambar-gambar unik yang menambah daya tarik tempat ini.
Namun, hiasan yang paling mencuri perhatian adalah syal bergambar Cristiano Ronaldo. Di sampingnya, juga tergantung syal hijau bermotif Sporting CP.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, pemilik restoran, Fernando Pereira, ternyata adalah penggemar Sporting CP. Hal ini diperkuat dengan foto dirinya yang berpose di depan bendera klub yang berbasis di Lisbon.
Menyantap Garlic Bread, Nasi Bebek yang Mirip Nasi Goreng, dan Ditutup dengan Mousse Coklat

Makan siang di Taverna Dos Trovadores dimulai dengan Garlic Bread, yaitu roti yang diberi bawang putih dan minyak zaitun di atasnya. Menu selanjutnya adalah pizza yang rasanya mirip dengan pizza pada umumnya, tetapi dengan sedikit rasa zaitun.
Setelah itu, pelayan menyajikan hidangan utama. Awalnya dikira nasi goreng karena tampilannya, ternyata itu adalah nasi bebek.
Sebagai penutup hidangan, disajikan mousse coklat yang manis, menutup kenangan cita rasa makanan Portugal yang tak terlupakan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
LATEST UPDATE
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















