Manajer Madura United Sentil Mitra Kukar
Editor Bolanet | 1 Juli 2016 13:45
Awalnya, Madura United mendapat hukuman larangan tiga kali main home dari PT Gelora Trisula Semesta (GTS), operator Indonesia Soccer Championship (ISC). Mereka sudah menjalani hukuman ini selama sekali, yakni ketika melawan Bali United.
Manajemen Madura United lalu mengajukan banding dan diskresi. Diskresi membuat laskar Sape Kerap hanya mendapatkan penundaan hukuman. Dua pertandingan kandang setelah lawan Mitra Kukar akan dilaksanakan di luar Madura.
Menurut manajer Haruna Soemitro, ternyata kubu Mitra Kukar sempat mengajukan protes. Kok ada klub yang protes terhadap eksekusi itu. Dan operator hampir goyah. Sempat hampir ditunda, ungkap Haruna kepada beberapa media.
Umpama terjadi penundaan, apakah itu bukan bentuk intervensi Mitra Kukar mempengaruhi GTS untuk me-reschedule itu. Lucu, sambungnya.
Ada pula yang menuding GTS ingin memuluskan target Madura United meraih 10 poin sepanjang Bulan Ramadhan. Haruna membantah keras tudingan ini. Kita dengan target 10 poin itu sudah moderat. Kok ada orang iri dengan target 10 poin kami, sentil Haruna.
Jangan dituduh penundaan Komisi Banding dalam rangka untuk memenuhi target Madura United meraih 10 poin. Siapa yang bisa menjamin bahwa pertandingan besok itu kita bisa menang, pungkasnya. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47


















