Manfaatkan Tragedi Kanjuruhan, Rusdi Prank Satu Indonesia
Asad Arifin | 14 Oktober 2022 16:23
Bola.net - Masih ingat dengan M. Rusdi, sosok Aremania yang menggelandang di Stadion Kanjuruhan karena menanti temannya, yang meninggal pada Tragedi Kanjuruhan? Ternyata, pengakuan Rusdi ini merupakan sebuah prank belaka.
Rusdi disebut bukanlah korban dari tragedi yang merenggut lebih dari seratus korban jiwa tersebut. Pengakuannya ini disebut hanya sekadar demi mencari simpati publik.
Setelah berita soal Rusdi muncul di sejumlah media, beragam tanggapan muncul. Selain tanggapan bernada positif, banyak juga tanggapan bernada negatif soal sosok pemuda 17 tahun asal Probolinggo ini. Salah satunya, Rusdi disebut berbohong soal nasibnya selama ini. Ia pun disebut sudah sering melakukan tipuan seperti ini.
Bola.net coba melakukan pengecekan soal pengakuan Rusdi. Ia mengaku datang menonton laga Arema FC vs Persebaya Surabaya bersama tiga temannya, dua pria dan satu wanita. Menurut Rusdi, tiga orang temannya bernama Alex, Aldi, dan Aulia. Menurut pengakuan Rusdi, tiga orang ini menjadi korban meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan.
Dalam penelusuran Bola.net, tak ada nama Alex, Aldi, atau Aulia dalam daftar korban meninggal pada Tragedi Kanjuruhan. Memang, ada empat korban meninggal yang berasal dari Probolinggo. Namun, tak ada nama-nama seperti yang disebut Rusdi. Selain itu, seluruh korban meninggal dari Probolinggo berjenis kelamin pria.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tak Ada di Pondok Pesantren
Rusdi sendiri, setelah bertemu dengan para penggawa Arema FC, Kamis (13/10), disebut akan dimasukkan ke pondok pesantren. Pondok Pesantren Rejo Darul Musthofa, Gondanglegi Kabupaten Malang dipilih sebagai tempat bagi Rusdi. Alasannya, pondok tersebut memiliki hubungan yang sangat erat bagi Aremania.
Ketika didatangi ke pondok pesantren tersebut, Jumat (14/10), ternyata Rusdi sudah tidak di situ. Bahkan, ia hanya sempat berada di situ dalam hitungan jam.
"Mungkin hanya sekitar tiga jam di sini," ucap Fakih Pilihan, salah seorang pendamping dari Santri Embongan.
"Setelahnya, ia diantarkan rekan-rekan Aremania ke RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat, Lawang," sambungnya.
Kisah Kelam Rusdi
Menurut Fakih, pada awalnya, mereka tak menaruh syak wasangka terhadap Rusdi. Pasalnya, ia menambahkan, pondok tersebut sudah biasa menampung orang-orang dengan masalah psikis.
"Namun, kemudian, kami mendapat kabar dari teman-teman di Probolinggo bahwa Rusdi memang sering menghilang dan menggelandang ke mana-mana," kata Fakih.
"Setelah mengetahui hal tersebut, kami serahkan saja ke RSJ," ia menambahkan.
Tak Kapok
Kendati sempat kena prank Rusdi, Fakih menyebut bahwa pihak pondok tak kapok. Mereka akan tetap berusaha membantu orang-orang dengan masalah psikis.
"Kami tidak kapok. Kami biasa menampung anak-anak terlantar, trauma, dan korban narkoba," tutur Fakih.
"Kami tidak mengundang, tapi kalau teman-teman mau minta bantuan kami siap membantu," ia menambahkan.
Kuncoro Ikhlas
Sementara itu, sikap yang sama juga ditunjukkan oleh Kuncoro. Asisten Pelatih Arema FC ini mengaku ikhlas dengan semua bantuannya -dan para pemain Arema FC- terhadap Rusdi.
Sebelumnya, Kuncoro bersama Johan Ahmat Farisi dan Jayus Hariono sempat bertemu langsung dengan Rusdi. Dalam kesempatan tersebut, mereka sempat memberikan bantuan kepada Rusdi dan berjanji akan membantu Rusdi ke depannya.
"Kami kembalikan saja bahwa anak ini kan yatim piatu. Kami memang hanya berniat menolong," tutur Kuncoro.
"Ya sudah, nggak masalah," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Asisten Pelatih Arema FC Sebut Timnya Perlu Waktu untuk Pulih dari Trauma Tragedi Kanjuruhan
Ini Reaksi Jokowi Terkait Rencana Mundur Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia
Jumat Siang, Jokowi Akan Umumkan Hasil Investigasi TGIPF Soal Tragedi Kanjuruhan
Indosiar: Kami Tidak Atur Jadwal Pertandingan Liga 1, Itu Kewenangan PT LIB
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Arema FC 17 Oktober 2026
Bola Indonesia 16 Oktober 2026, 10:19
-
Hasil BRI Super League: Persija Bantai PSIM 4-0, Persita Menang Dramatis
Bola Indonesia 10 Oktober 2026, 17:57
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






