Mantan Pelatih Gresik United Akui Adanya Praktek Pengaturan Skor
Editor Bolanet | 18 Juni 2015 00:45
- Mantan pelatih Gresik United, Agus Yuwono mengakui bahwa dirinya beberapa kali mendapatkan tawaran untuk melakukan praktek match fixing atau pengaturan skor yang melibatkan tim asuhannya.
Selama saya menangani klub sepak bola pernah tiga kali mengalami penawaran pengaturan skor, kata Agus Yuwono dalam konferensi pers yang diadakan oleh Tim Advokasi #IndonesiaVsMafiaBola di Jakarta seperti dilansir Antara.
Agus mengatakan mendapat tawaran pengaturan skor saat menangani klub Persidafon satu kali, dan dua kali saat menangani Persegres. Agus menjelaskan didatangi oleh orang tak dikenal yang menawarkan uang sebesar Rp150 juta untuk dirinya apabila menuruti keinginan orang tersebut.
Saya ditawarkan uang Rp150 juta, imbalannya meminta (kekalahan Persidafon) dengan skor 0-3 atau 1-3. Saya tidak mau dan saya serahkan ke manajemen, kata Agus menceritakan pertandingan pada tahun 2012 lalu itu.
Agus mengatakan kembali ditawarkan tambahan uang sebesar Rp50 juta sebelum pertandingan dimulai, akan tetapi ia memutuskan tetap menolaknya.
Begitu juga dengan pertandingan saat ia menangani Persegres Gresik pada 2013-2014 yang ditawarkan uang tunai sebesar Rp200 juta. (ant/dzi)
Selama saya menangani klub sepak bola pernah tiga kali mengalami penawaran pengaturan skor, kata Agus Yuwono dalam konferensi pers yang diadakan oleh Tim Advokasi #IndonesiaVsMafiaBola di Jakarta seperti dilansir Antara.
Agus mengatakan mendapat tawaran pengaturan skor saat menangani klub Persidafon satu kali, dan dua kali saat menangani Persegres. Agus menjelaskan didatangi oleh orang tak dikenal yang menawarkan uang sebesar Rp150 juta untuk dirinya apabila menuruti keinginan orang tersebut.
Saya ditawarkan uang Rp150 juta, imbalannya meminta (kekalahan Persidafon) dengan skor 0-3 atau 1-3. Saya tidak mau dan saya serahkan ke manajemen, kata Agus menceritakan pertandingan pada tahun 2012 lalu itu.
Agus mengatakan kembali ditawarkan tambahan uang sebesar Rp50 juta sebelum pertandingan dimulai, akan tetapi ia memutuskan tetap menolaknya.
Begitu juga dengan pertandingan saat ia menangani Persegres Gresik pada 2013-2014 yang ditawarkan uang tunai sebesar Rp200 juta. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengaturan Skor Dibongkar Satgas Antimafia Bola, Ada 3 Klub yang Terancam Hukuman
Bola Indonesia 20 Desember 2023, 13:22
-
Satgas Anti-Mafia Bola Polri Tetapkan 6 Tersangka Pengaturan Skor Liga 2 Musim 2018
Bola Indonesia 28 September 2023, 06:56
-
Soal Penghentian Liga 2, Gresik United Klaim Ada Kesepakatan Klub
Bola Indonesia 5 Maret 2023, 23:28
LATEST UPDATE
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
-
Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











