Marcos Santos Blak-blakan Ungkap Alasan Arema FC Kalah 0-4 dari Persebaya, Pemain Singo Edan Bermain dengan 'Mode Liburan' di Bali

Asad Arifin | 28 April 2026 22:22
Marcos Santos Blak-blakan Ungkap Alasan Arema FC Kalah 0-4 dari Persebaya, Pemain Singo Edan Bermain dengan 'Mode Liburan' di Bali
Marcos Santos ketika melatih Arema FC pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Bola.net - Arema FC menelan kekalahan telak saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Singo Edan kalah dengan skor mencolok 0-4.

Empat gol Persebaya dicetak oleh Francisco Rivera yang memborong dua gol, serta masing-masing satu gol dari Jefferson Silva dan Mikael Tata. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Arema FC dalam laga derbi penuh gengsi.

Advertisement

Kekalahan tersebut juga memperpanjang rekor buruk Arema FC atas Persebaya. Bajul Ijo kini tidak terkalahkan dalam pertemuan kedua tim sejak 2019.

Dari sisi klasemen, Persebaya naik ke peringkat keempat dengan 48 poin. Sementara itu, Arema FC tertahan di posisi ke-10 dengan koleksi 39 poin.

Lebih dari sekadar kekalahan, hasil ini menjadi sorotan karena menjadi yang terburuk bagi Arema FC sepanjang musim ini. Evaluasi besar pun langsung dilakukan oleh tim pelatih.

1 dari 3 halaman

Marcos Santos Soroti Mentalitas Pemain

Marcos Santos Soroti Mentalitas Pemain

Aksi Gustavo Franca pada laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Arema FC

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkap faktor utama di balik kekalahan telak tersebut. Ia menilai para pemainnya tidak memiliki mentalitas yang tepat saat menjalani laga penting ini.

Menurutnya, ada sikap yang kurang serius dari para pemain sejak awal pertandingan. Hal itu berdampak langsung pada performa tim di atas lapangan.

"Kondisi pemain memang agak capek, dari Bandung ke sini. Tapi kita tidak boleh datang ke sini berpikir untuk liburan. Masih ada empat permainan dan kita harus lebih siap," ucap Marcos Santos.

Marcos Santos juga memahami bahwa hasil ini sulit diterima oleh suporter. Ia menyadari ekspektasi besar Aremania terhadap tim kesayangan mereka.

2 dari 3 halaman

Evaluasi Teknis dan Permintaan Maaf untuk Aremania

Evaluasi Teknis dan Permintaan Maaf untuk Aremania

Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persebaya

Selain faktor mental, Marcos Santos juga menyoroti aspek teknis permainan timnya. Ia menilai ada kesalahan krusial yang terjadi terutama di babak kedua.

"Hari ini sangat sekali. Babak pertama kedua tim saling membaca permainan. Babak kedua, gol pertama kita salah. Gol kedua penalti ditangkap Lucas tapi pemain kami tidak masuk untuk bantu," ucap Marcos Santos.

Ia juga menambahkan bahwa dua gol lainnya lahir dari transisi cepat Persebaya. Situasi tersebut seharusnya bisa diantisipasi dengan lebih baik oleh para pemainnya.

"Dua gol lainnya berasal dari transisi cepat lawan. Seperti kita tahu, kita harus lebih siap karena itu kekuatan Persebaya."

"Hari Arema tidak berjuang layaknya untuk laga derbi lawan Persebaya. Saya malu dan minta maaf kepada semua Aremania yang ada di Malang," tegas pelatih asal Brasil tersebut.

LATEST UPDATE