Mauricio Souza Singgung Waktu Efektif Laga Persib vs Persija: Bayar Tiket untuk 90 Menit, tapi Cuma Nonton 47 Menit
Asad Arifin | 11 Januari 2026 21:18
Bola.net - Persija Jakarta harus menerima kekalahan tipis dari Persib Bandung pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Laga berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1/2026) sore WIB.
Macan Kemayoran takluk dengan skor 0-1. Gol cepat Beckham Putra Nugraha pada menit ke-4 menjadi pembeda dalam duel bertensi tinggi tersebut.
Situasi Persija semakin sulit setelah Bruno Tubarao diganjar kartu merah langsung pada menit ke-53. Mereka harus bermain dengan 10 pemain hingga laga berakhir.
Usai pertandingan, pelatih Persija Mauricio Souza meluapkan kekecewaannya. Fokus keluhannya tertuju pada keputusan wasit terkait waktu tambahan.
Laga Dinilai Terlalu Sering Terhenti

Mauricio Souza menilai jalannya pertandingan tidak mengalir. Ia menyebut terlalu banyak interupsi yang memengaruhi intensitas permainan.
Menurut Souza, situasi bola mati kerap memakan waktu lama. Interaksi antara wasit dan pemain dinilai berlebihan.
"Kita tahu pasti, ini pertandingan dengan intensitas tinggi. Saya bicara tentang intensitas di dalam lapangan," ujar Souza dalam konferensi pers setelah pertandingan.
"Saya pengen lihat pertandingan di Indonesia lebih intensitas daripada yang terjadi. Tapi itu pertandingan tidak boleh berhenti-berhenti terus," jelasnya.
Protes Soal Injury Time yang Terlalu Singkat

Souza juga menyoroti keputusan wasit Ko Hyung-jin yang hanya memberikan tambahan waktu empat menit. Ia menilai durasi tersebut tidak sebanding dengan banyaknya waktu terbuang.
Menurutnya, wasit seharusnya bertindak lebih tegas tanpa terlalu banyak dialog di lapangan. Hal itu akan menjaga tempo pertandingan.
"Jadi pertandingan terlalu banyak berhenti. Setiap free kick wasit datang ke pemain, dan hilang itu banyak bicara sama pemain. Jadi bicara, bicara... Kalau pegang itu free kick, tapi... Bagaimana lagi?," ungkap Souza.
"Wasit tidak usah bicara. Kalau wasit lihat itu penalti pegang, ya kasih penalti. Itu pertandingan berhenti terus. Dan di akhir pertandingan dia kasih cuma empat menit dia kasih tambahan waktu," tuturnya.
Waktu Efektir Permainan Hanya 47 Menit

Souza kemudian memaparkan hitungannya terkait waktu efektif permainan. Ia menilai penonton tidak mendapatkan durasi pertandingan yang semestinya.
"Jadi kami tidak lihat ini efektif di dalam permainan bola. Ada 23 menit dari babak pertama dan 22 menit dari babak kedua," ucap Souza.
"Jadi kalau penonton datang ke sini itu bayar tiket untuk 90 menit. Mereka menonton 45 sampai 47 menit. Itu semua itu dari bola mati. Ini histori yang terjadi di kompetisi di sini," imbuh Souza.
Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adi Yaksa
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Bruno Tubarao Jadi Titik Awal Kekalahan Persija dari Persib: 2 Blunder dan 1 Kartu Merah
- 3 Taktik Bojan Hodak di Laga Persib vs Persija: Man to Man untuk Antisipasi Serangan Macan Kemayoran
- Rekor Persib Bandung: 100 Persen Menang dan Hanya Kebobolan Sekali di Kandang
- Hasil Arema FC vs Persik: Dramatis, Dua Gol Injury Time Bawa Singo Edan Akhiri Tren Negatif di BRI Super League 2025/2026
- Persib Bandung Juara Paruh Musim BRI Super League 2025/2026: Bakal Ulang Sejarah Musim Lalu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ditekan Habis-habisan, PSG Bangga Bisa Singkirkan Liverpool
Liga Champions 15 April 2026, 11:08
-
Gagal Lolos ke Semifinal UCL, Raphinha: Barcelona Dirampok Wasit!
Liga Champions 15 April 2026, 11:05
-
Liverpool Nirgelar Walau Belanja Rp10 Triliun di Awal Musim 2025/2026
Liga Champions 15 April 2026, 10:32
-
Jujur Banget! Antoine Griezmann Akui Bikin Kesalahan Fatal Lawan Barcelona
Liga Champions 15 April 2026, 10:11
-
Juan Musso Luar Biasa! Kiper Pelapis yang Hancurkan Harapan Barcelona
Liga Champions 15 April 2026, 09:44
-
Laga Alot di Anfield, tapi PSG Memang Layak Menang!
Liga Champions 15 April 2026, 09:33
-
2 Laga 3 Gol, Dembele Kembali Jadi Mimpi Buruk Liverpool di Anfield
Liga Champions 15 April 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51













