Maxwell Souza Serukan Kebangkitan Persija: Misi Kejar Gelar Juara BRI Super League Belum Pupus

Asad Arifin | 19 Maret 2026 17:08
Maxwell Souza Serukan Kebangkitan Persija: Misi Kejar Gelar Juara BRI Super League Belum Pupus
Maxwell Souza dalam laga Persija Jakarta vs Dewa United di BRI Super League 2025/2026, Minggu (15/3/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Bola.net - Persija Jakarta berada dalam situasi krusial di BRI Super League 2025/2026. Sembilan laga tersisa akan menjadi penentu arah musim mereka.

Hasil imbang 1-1 melawan Dewa United di Jakarta International Stadium menjadi pukulan tersendiri. Persija gagal mengamankan poin penuh di kandang.

Advertisement

Padahal, Macan Kemayoran sempat unggul lebih dulu. Gol Maxwell Souza di penghujung babak pertama memberi harapan besar.

Namun, peluang emas yang terbuang di akhir laga mengubah segalanya. Kini, Persija dituntut segera bangkit untuk menjaga asa mengejar Persib Bandung di klasemen.

1 dari 3 halaman

Momen Krusial dan Tanggung Jawab Kolektif

Momen Krusial dan Tanggung Jawab Kolektif

Aksi Alaaeddine Ajaraie bersama Persija Jakarta pada duel lawan Borneo FC di pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Laga melawan Dewa United menyisakan rasa campur aduk. Persija tampil cukup solid, tetapi gagal menutup pertandingan dengan kemenangan.

Maxwell Souza menjadi sorotan utama. Ia mencetak gol pembuka, tetapi juga gagal mengeksekusi penalti di momen krusial.

“Sepak bola terkadang bisa menghadirkan kegembiraan dan kesedihan dalam pertandingan yang sama, itu terjadi padaku," kata Maxwell Souza.

Kegagalan tersebut tidak dilihat sebagai kesalahan individu semata. Persija menegaskan bahwa hasil akhir adalah tanggung jawab kolektif seluruh tim.

2 dari 3 halaman

Ajakan Bangkit dan Misi Kejar Persib

Ajakan Bangkit dan Misi Kejar Persib

Duel antara Thom Haye dan Allano Lima pada laga Persib vs Persija di BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Maxwell Souza menunjukkan sikap profesional. Ia meminta maaf dan siap menjadikan momen ini sebagai pelajaran penting.

"Kesalahan seharusnya menjadi pelajaran untuk perjalanan panjang di depan. Pikiranku kuat dan tetap terlindungi. Aku akan bangkit dan kembali lebih kuat. Mimpi tetap hidup, harapan belum mati,” ujar Maxwell.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk tim. “Saya bertanggung jawab penuh atas hasil imbang ini dan meminta maaf kepada rekan-rekan setim serta para penggemar atas kegagalan penalti tersebut."

"Perjuangan kami berlanjut dan saya akan terus memberikan yang terbaik untuk Persija,” katanya.

Dengan sembilan laga tersisa, peluang Persija belum tertutup. Namun, konsistensi dan mentalitas akan menjadi kunci jika mereka ingin mengejar Persib hingga akhir musim.

Sumber: I.League

LATEST UPDATE