Mayoritas Responden Survei Indikator Politik Sepakat Ketua Umum dan Exco PSSI Mundur Usai Tragedi Kanjuruhan
Ari Prayoga | 13 November 2022 15:39
Bola.net - Tuntutan agar Iwan Bule mundur sebagai Ketua Umum PSSI menyusul adanya Tragedi Kanjuruhan kembali disuarakan publik. Mayoritas responden survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia.
Indikator Politik Indonesia sendiri menggelar survei terkait Sikap Publik Terhadap Tragedi Kanjuruhan dan Reformasi PSSI pada 30 Oktober sampai 5 November 2022. Ada 1200 responden yang menjadi sampel dalam survei tersebut. Untuk metode pengambilan data sendiri dilakukan dengan cara wawancara tatap muka dengan responden.
Dari 1200 responden, 1001 orang di antaranya mengaku tahu dengan adanya Tragedi Kanjuruhan. Kemudian, dari 1001 orang tersebut, 603 orang di antaranya setuju bahwa Ketua Umum PSSI dan seluruh jajarannya harus mundur sebagai sebagai bentuk pertanggungjawaban moral mereka.
Di sisi lain, ada 183 responden yang tidak setuju dengan pengunduran diri Ketua Umum PSSI dan jajarannya. Sisanya, 215 orang tidak tahu atau tidak menjawab pertanyaan ini.
Sebelumnya, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan meminta agar Ketua Umum dan seluruh jajaran Komite Eksekutif PSSI mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral terhadap Tragedi Kanjuruhan. Untuk menjaga keberlangsungan roda sepak bola Indonesia, PSSI diminta melakukan percepatan Kongres Luar Biasa (KLB).
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Imbau Ketum dan Pengurus PSSI Mundur

Selain itu, mayoritas responden dalam survei ini tak keberatan dengan intervensi pemerintah. Ada 430 orang yang sepakat bahwa pemerintah harus mengeluarkan imbauan agar Ketua dan pengurus PSSI mundur dari jabatannya.
Di sisi lain, ada juga responden yang masih khawatir dengan potensi sanksi FIFA jika pemerintah melakukan intervensi terhadap PSSI. Karenanya, ada 325 orang responden yang meminta pemerintah melibatkan FIFA untuk meminta ketua dan pengurus PSSI mundur dari jabatannya.
Sisanya, dalam survei tersebut, ada 246 orang responden yang tidak menjawab atau tidak tahu dengan pertanyaan ini.
Pemerintah Harus Terus Menekan

Lebih lanjut, mayoritas responden survei juga menyebut bahwa pemerintah harus terus berupaya menekan agar Ketua dan Pengurus PSSI mundur. Ada 286 orang yang sepakat bahwa pemerintah harus terus menekan.
Di sisi lain, ada 271 orang yang berpendapat lebih keras. Mereka berpendapat, pemerintah tak perlu lagi memutuskan pembubaran keputusan PSSI saat ini.
Selain itu, ada juga yang berpendapat sebaliknya. Ada 186 responden yang menyebut pemerintah tidak bisa ikut campur. Hal ini karena PSSI hanya tunduk kepada aturan FIFA.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League Bali United vs Persijap: Cuma Hasilkan Skor Kacamata
Bola Indonesia 28 Februari 2026, 23:17
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
Bola Indonesia 28 Februari 2026, 08:20
-
Maluku Manise! Shayne Pattynama Terhipnotis Keindahan Ternate: Sepotong Surga di Bumi
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 11:05
LATEST UPDATE
-
Hasil Persebaya vs Persib: 4 Gol Tercipta, 1 Poin Didapat
Bola Indonesia 2 Maret 2026, 22:40
-
Juventus Makin Mantap Permanenkan Jeremie Boga
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:38
-
Juventus Sambut Kembalinya Dusan Vlahovic dari Cedera Panjang
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:31
-
Barcelona vs Atletico Madrid: Peluang 1%, Keyakinan 99%
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:44
-
Pedri Berani Sesumbar Barcelona Mampu Melakukannya
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:33
-
Barcelona Melawan Kemustahilan
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:27
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Borneo FC 3 Maret 2026
Bola Indonesia 2 Maret 2026, 20:04
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Malut United 3 Maret 2026
Bola Indonesia 2 Maret 2026, 19:59
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24










