Menpora Andi Mallarangeng Minta Konflik PSSI Diakhiri
Editor Bolanet | 1 Maret 2012 17:35
- Menpora Andi Mallarangeng meminta kepada pengurus PSSI untuk memetik pelajaran dari kekalahan Timnas Indonesia dengan sepuluh gol tanpa balas dari Bahrain dalam pertandingan terakhir Pra Piala Dunia 2014.
Inilah hasilnya kalau pengurus ribut terus. Seharusnya semua mendahulukan kepentingan sepakbola nasional, kata Andi di Istana Negara Jakarta usai menghadiri acara pengucapan sumpah Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali.
Andi mengatakan dualisme kompetisi profesional di tingkat nasional turut memengaruhi kualitas Timnas dan juga kesiapannya dalam menghadapi berbagai pertandingan dan turnamen internasional.
Dengan adanya dualisme kompetisi maka timnas yang dibentuk tidak diperkuat oleh pemain-pemain terbaik. Sebagian pemain terbaik yang bermain di kompetisi lain tidak diikutsertakan, katanya.
Solusinya adalah rekonsiliasi. Dimulai dengan kedua kompetisi IPL & ISL berada di bawah PSSI. PSSI mengakui ISL dan ISL mengakui PSSI sebagai induk organisasi sepakbola di Indonesia. Dengan demikian Timnas bisa dibentuk dengan materi pemain terbaik dari seluruh klub di manapun dia berkompetisi, tegasnya.
Di ujung tahun kita bisa bikin turnamen khusus antara dua tim terbaik IPL dan ISL. Ini solusi yang terbaik saat ini, tandasnya.
Andi mengharapkan kekalahan telak timnas PSSI dari kesebelasan Bahrain tersebut bisa membuka mata pengurus PSSI untuk segera menghentikan polemik dan segera melakukan pembenahan. (ant/end)
Inilah hasilnya kalau pengurus ribut terus. Seharusnya semua mendahulukan kepentingan sepakbola nasional, kata Andi di Istana Negara Jakarta usai menghadiri acara pengucapan sumpah Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali.
Andi mengatakan dualisme kompetisi profesional di tingkat nasional turut memengaruhi kualitas Timnas dan juga kesiapannya dalam menghadapi berbagai pertandingan dan turnamen internasional.
Dengan adanya dualisme kompetisi maka timnas yang dibentuk tidak diperkuat oleh pemain-pemain terbaik. Sebagian pemain terbaik yang bermain di kompetisi lain tidak diikutsertakan, katanya.
Solusinya adalah rekonsiliasi. Dimulai dengan kedua kompetisi IPL & ISL berada di bawah PSSI. PSSI mengakui ISL dan ISL mengakui PSSI sebagai induk organisasi sepakbola di Indonesia. Dengan demikian Timnas bisa dibentuk dengan materi pemain terbaik dari seluruh klub di manapun dia berkompetisi, tegasnya.
Di ujung tahun kita bisa bikin turnamen khusus antara dua tim terbaik IPL dan ISL. Ini solusi yang terbaik saat ini, tandasnya.
Andi mengharapkan kekalahan telak timnas PSSI dari kesebelasan Bahrain tersebut bisa membuka mata pengurus PSSI untuk segera menghentikan polemik dan segera melakukan pembenahan. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Thomas Tuchel Senang Anthony Gordon Gabung Barcelona
Piala Dunia 9 Juni 2026, 15:45
-
Nonton Indonesia vs Hong Kong: AVC Women's Nation Cup 2026 di Vidio
Voli 9 Juni 2026, 15:43
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












