Menpora: FIFA Harus Diberi Masukan Yang Benar dan Seimbang
Editor Bolanet | 20 Februari 2015 21:31
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mendapatkan surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) FIFA, Jerome Valcke. Hal tersebut, sebagai balasan terhadap surat dari PSSI pada 18 Februari 2015.
Dalam suratnya, FIFA menjelaskan secara tidak langsung bahwa BOPI dan Kemenpora tidak berhak mengukur kesiapan tim untuk tampil di kompetisi.
Hal tersebut, karena FIFA menganggap bahwa Kemenpora dan BOPI merupakan pihak ketiga. Terkait hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, meyakini bahwa FIFA tidak mendapat penjelasan yang detail.
Pengukuran kesiapan tim, hanya bisa dilakukan anggota FIFA dalam hal ini PSSI dan Liga yang terafiliasi. Karena itu, FIFA meminta liga tetap berjalan.
FIFA harus diberi masukan yang benar, seimbang dan obyektif, agar tahu persis apa yang terjadi, kata Imam Nahrawi lewat pesan singkat kepada wartawan.
Ditambahkan Imam, jika pihaknya ingin memastikan bahwa ISL berjalan tanpa membawa masalah yang belum terselesaikan dan tersandung persoalan hukum.
Domain negara adalah memastikan profesionalisme perusahaan (PT) yang mengelola atau memiliki klub. Soal hak pemain yang terutang atau tertunggak, pajak, dan persyaratan legal lainnya, sudah menjadi kewajiban mutlak bagi seluruh perusahaan, tuturnya.
Kami ingin memastikan agar regulasi FIFA diterapkan dan juga ingin memastikan agar peraturan perundang-undangan di Indonesia juga ditegakkan. Itu semangatnya. Kata-kata profesional, memang sesuai kenyataan. Kami ingin memastikan pengelolaan kompetisi ISL itu harus betul-betul profesional, pungkasnya (esa/dzi)
Dalam suratnya, FIFA menjelaskan secara tidak langsung bahwa BOPI dan Kemenpora tidak berhak mengukur kesiapan tim untuk tampil di kompetisi.
Hal tersebut, karena FIFA menganggap bahwa Kemenpora dan BOPI merupakan pihak ketiga. Terkait hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, meyakini bahwa FIFA tidak mendapat penjelasan yang detail.
Pengukuran kesiapan tim, hanya bisa dilakukan anggota FIFA dalam hal ini PSSI dan Liga yang terafiliasi. Karena itu, FIFA meminta liga tetap berjalan.
FIFA harus diberi masukan yang benar, seimbang dan obyektif, agar tahu persis apa yang terjadi, kata Imam Nahrawi lewat pesan singkat kepada wartawan.
Ditambahkan Imam, jika pihaknya ingin memastikan bahwa ISL berjalan tanpa membawa masalah yang belum terselesaikan dan tersandung persoalan hukum.
Domain negara adalah memastikan profesionalisme perusahaan (PT) yang mengelola atau memiliki klub. Soal hak pemain yang terutang atau tertunggak, pajak, dan persyaratan legal lainnya, sudah menjadi kewajiban mutlak bagi seluruh perusahaan, tuturnya.
Kami ingin memastikan agar regulasi FIFA diterapkan dan juga ingin memastikan agar peraturan perundang-undangan di Indonesia juga ditegakkan. Itu semangatnya. Kata-kata profesional, memang sesuai kenyataan. Kami ingin memastikan pengelolaan kompetisi ISL itu harus betul-betul profesional, pungkasnya (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













