Menpora Minta Hormati Hasil Rapat Exco
Editor Bolanet | 28 Februari 2013 20:41
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo meminta kepada semua pihak untuk menghentikan perdebatan seputar sah atau tidaknya rapat Komite Eksekutif (Exco) yang digelar di kantor , Senayan, Jakarta, Rabu (27/2).
Rapat tersebut menghasilkan tiga keputusan penting. Pertama, memecat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Halim Mahfudz. Kini, posisi tersebut diisi Hadiyandra, yang sebelumnya menjabat Deputi Sekjen PSSI Bidang Organisasi.
Kemudian, mengesahkan berdirinya Badan Tim Nasional (BTN). Lalu, mengangkat pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco untuk menangani Tim Nasional di kualifikasi Piala Asia 2015. Alhasil, Blanco menggantikan tugas yang sebelumnya diemban .
Diterangkan pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo tersebut, hasil rapat Exco PSSI adalah sah. Sebab menurutnya, pelaksanaan rapat Exco sudah mengikuti mekanisme yang tepat.
Alasan utamanya, rapat Exco tersebut dihadiri dan disetujui langsung Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, ujar pria kelahiran Yogyakarta, 18 Juli 1968 tersebut.
Roy menilai, rapat Exco tersebut merupakan bentuk rekonsiliasi meskipun putusannya tidak dihadiri anggota Exco lainnya.
Kita tidak perlu lagi berandai-andai. Marilah kita hormati dan jalankan keputusan tersebut, tukas alumnus fakultas Ilmu komunikasi Universitas Gadjah Mada (1991-2001) itu. (esa/gia)
Rapat tersebut menghasilkan tiga keputusan penting. Pertama, memecat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Halim Mahfudz. Kini, posisi tersebut diisi Hadiyandra, yang sebelumnya menjabat Deputi Sekjen PSSI Bidang Organisasi.
Kemudian, mengesahkan berdirinya Badan Tim Nasional (BTN). Lalu, mengangkat pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco untuk menangani Tim Nasional di kualifikasi Piala Asia 2015. Alhasil, Blanco menggantikan tugas yang sebelumnya diemban .
Diterangkan pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo tersebut, hasil rapat Exco PSSI adalah sah. Sebab menurutnya, pelaksanaan rapat Exco sudah mengikuti mekanisme yang tepat.
Alasan utamanya, rapat Exco tersebut dihadiri dan disetujui langsung Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, ujar pria kelahiran Yogyakarta, 18 Juli 1968 tersebut.
Roy menilai, rapat Exco tersebut merupakan bentuk rekonsiliasi meskipun putusannya tidak dihadiri anggota Exco lainnya.
Kita tidak perlu lagi berandai-andai. Marilah kita hormati dan jalankan keputusan tersebut, tukas alumnus fakultas Ilmu komunikasi Universitas Gadjah Mada (1991-2001) itu. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
-
Situasi Memanas di Bernabeu: Arbeloa Terancam Jadi Korban Berikutnya
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 14:59
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
















