Menpora: Pemerintah Siap Mengawal Hasil MoU PSSI-KPSI
Editor Bolanet | 11 Juni 2012 18:00
- Dicapainya kesepakatan damai antara dengan yang ditengahi oleh AFC dan FIFA serasa menjadi angin sejuk bagi sepakbola Indonesia. Sambutan positif pun disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Mallarangeng.
Saya sudah dapat laporan, setelah ini saya akan adakan pertemuan dengan La Nyala dengan KPSI-nya dan sebelumnya saya sudah bertemu dengan Pak Djohar dengan PSSI-nya. ucapnya.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, wacana untuk bersatu memang menjadi salah satu pilihan. Salah satunya adalah tentang penyelenggaraan kompetisi di Indonesia. Saat ini baik KPSI maupun PSSI memang memiliki kompetisi sendiri-sendiri.
Kalau liganya jadi satu maka Tim Nasional-nya juga kuat kemudian bisa diisi pemain terbaik dari klub manapun sehingga tidak ada diskriminasi dan pemain terbaik untuk mewakili Merah Putih, ujar mantan juru bicara Kepresidenan tersebut.
Namun sebelum semua itu terwujud, Menpora berharap ada titik temu antara PSSI dengan KPSI yang nantinya akan difasilitasi supervisi dari AFC. Baik mengenai format kompetisi maupun nama kompetisi gabungan tersebut.
Nanti ada komite dibentuk bersama dengan supervisi dari AFC untuk menjalankan poin itu konsisten dan nanti ada KLB PSSI, jelasnya.
Sementara itu, Menpora juga siap untuk mengawal hasil MoU agar nantinya dapat terlaksana sesuai dengan poin-poin yang telah disepakati dan berjalan dengan konsisten.
Kami dari pemerintah akan kawal terus sehingga poin yang telah ditandatangani dan disepakati itu bisa dijalankan konsisten sehingga bersatu lagi sepakbola Indonesia. Dan mudah-mudahan kita bisa jadi juara juga, tutupnya. (bola/dzi)
Saya sudah dapat laporan, setelah ini saya akan adakan pertemuan dengan La Nyala dengan KPSI-nya dan sebelumnya saya sudah bertemu dengan Pak Djohar dengan PSSI-nya. ucapnya.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, wacana untuk bersatu memang menjadi salah satu pilihan. Salah satunya adalah tentang penyelenggaraan kompetisi di Indonesia. Saat ini baik KPSI maupun PSSI memang memiliki kompetisi sendiri-sendiri.
Kalau liganya jadi satu maka Tim Nasional-nya juga kuat kemudian bisa diisi pemain terbaik dari klub manapun sehingga tidak ada diskriminasi dan pemain terbaik untuk mewakili Merah Putih, ujar mantan juru bicara Kepresidenan tersebut.
Namun sebelum semua itu terwujud, Menpora berharap ada titik temu antara PSSI dengan KPSI yang nantinya akan difasilitasi supervisi dari AFC. Baik mengenai format kompetisi maupun nama kompetisi gabungan tersebut.
Nanti ada komite dibentuk bersama dengan supervisi dari AFC untuk menjalankan poin itu konsisten dan nanti ada KLB PSSI, jelasnya.
Sementara itu, Menpora juga siap untuk mengawal hasil MoU agar nantinya dapat terlaksana sesuai dengan poin-poin yang telah disepakati dan berjalan dengan konsisten.
Kami dari pemerintah akan kawal terus sehingga poin yang telah ditandatangani dan disepakati itu bisa dijalankan konsisten sehingga bersatu lagi sepakbola Indonesia. Dan mudah-mudahan kita bisa jadi juara juga, tutupnya. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 5 Agustus 2026, 23:37
-
Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 21:23
-
Fenomena Unik: 9 Manajer Baru Bersaing di Premier League 2026/2027, 5 Debutan!
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 19:42
-
Lamine Yamal Beri Sinyal Dukung Barcelona Rekrut Julian Alvarez
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16













