Menpora Sebut Cabor Sepakbola Belum Menjadi Prioritas
Editor Bolanet | 22 Januari 2014 20:34
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, berharap besar cabang olahraga (cabor) sepak bola bisa berlaga di ajang Asian Games, di Korea Selatan, Oktober 2014.
Apalagi, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersedia mengeluarkan dana sendiri sebesar Rp10 hingga Rp15 miliar guna kebutuhan training centre (TC)/pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-23 dan uji coba.
Meski begitu, Roy Suryo meminta agar PSSI benar-benar berangkat bersama kontingen Indonesia dan menunggu persetujuan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Pasalnya, Satlak Prima hanya akan mengirim cabor-cabor yang diprediksi bisa mendapatkan medali emas.
Untuk Asian Games, khusus cabor sepak bola ada pro dan kontra. Tetapi, saya mempersilahkan PSSI untuk memberangkatkan Timnas U-23 ke Korea Selatan. Sepak bola itu belum jadi prioritas kami. Kalau PSSI merasa gagah dan mampu silahkan saja. Toh berapa pun pemain yang diberangkatkan pasti hanya mendapat satu emas, kata Roy.
Setali tiga uang dengan Satlak Prima, Roy meminta PSSI menunggu entry by name para cabor-cabor yang akan tampil di Asian Games. Khusus cabor sepak bola, kemungkinan mendapat kelonggaran karena PSSI masih mencari pelatih Timnas U-23.
Saya tidak ingin sepak bola dibilang dengan istilah anak emas. Faktanya, publik itu menaruh sepak bola di posisi yang istimewa. Kita ikuti saja, saya akan koordinasikan pasti akan ada solusinya. Yang jelas, saya memberikan lampu hijau untuk sepak bola. Itu arahan saya. Sepak bola harus berangkat, tuntasnya. (esa/dzi)
Apalagi, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersedia mengeluarkan dana sendiri sebesar Rp10 hingga Rp15 miliar guna kebutuhan training centre (TC)/pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-23 dan uji coba.
Meski begitu, Roy Suryo meminta agar PSSI benar-benar berangkat bersama kontingen Indonesia dan menunggu persetujuan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Pasalnya, Satlak Prima hanya akan mengirim cabor-cabor yang diprediksi bisa mendapatkan medali emas.
Untuk Asian Games, khusus cabor sepak bola ada pro dan kontra. Tetapi, saya mempersilahkan PSSI untuk memberangkatkan Timnas U-23 ke Korea Selatan. Sepak bola itu belum jadi prioritas kami. Kalau PSSI merasa gagah dan mampu silahkan saja. Toh berapa pun pemain yang diberangkatkan pasti hanya mendapat satu emas, kata Roy.
Setali tiga uang dengan Satlak Prima, Roy meminta PSSI menunggu entry by name para cabor-cabor yang akan tampil di Asian Games. Khusus cabor sepak bola, kemungkinan mendapat kelonggaran karena PSSI masih mencari pelatih Timnas U-23.
Saya tidak ingin sepak bola dibilang dengan istilah anak emas. Faktanya, publik itu menaruh sepak bola di posisi yang istimewa. Kita ikuti saja, saya akan koordinasikan pasti akan ada solusinya. Yang jelas, saya memberikan lampu hijau untuk sepak bola. Itu arahan saya. Sepak bola harus berangkat, tuntasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













