Menpora: Statuta FIFA Bukan Panduan Sempurna
Editor Bolanet | 3 Juni 2015 18:14
- Mundurnya Sepp Blatter dari jabatan sebagai Presiden FIFA membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi menegaskan jika banyak hal yang tidak beres.
Imam Nahrawi bahkan menyatakan dirinya tidak lagi memandang FIFA dengan positif. Karena itu, tidak perlu mengagung-agungkan Statuta FIFA yang kerap menjadi rujukan bagi banyak pihak.
Ini membuktikan bahwa statuta FIFA dan mekanisme di FIFA bukan panduan sempurna, yang harus ditakuti. Jadi sekali lagi, statuta dan mekanisme dalam FIFA bukan panduan sempurna yang harus ditakuti. Bangsa Indonesia tidak boleh takut dan khawatir, ujar Imam Nahrawi.
Lebih lanjut, Imam mengaku sangat mendukung terjadinya reformasi di FIFA. Karena itu dalam pandangan Imam, harus ada badan independen untuk mengawasinya.
Dengan demikian, pengunduran diri Sepp Blatter diharapkan bisa membawa masa depan yang cerah dalam tubuh FIFA saat ini. Karena dengan mundurnya Blatter, membuat peluang bagi sejumlah pihak yang ingin melakukan reformasi total di tubuh FIFA.
Ini momentum sangat baik untuk mendorong reformasi besar-besaran di FIFA, tentu sepak bola Indonesia, tuturnya.
Sebelumnya, Sepp Blatter memutuskan untuk mundur dari jabatannya, Selasa (2/6) atau hanya empat hari setelah terpilih untuk kelima kalinya sebagai pemimpin FIFA dalam Kongres di Zurich, Swiss. [initial]
(esa/pra)
Imam Nahrawi bahkan menyatakan dirinya tidak lagi memandang FIFA dengan positif. Karena itu, tidak perlu mengagung-agungkan Statuta FIFA yang kerap menjadi rujukan bagi banyak pihak.
Ini membuktikan bahwa statuta FIFA dan mekanisme di FIFA bukan panduan sempurna, yang harus ditakuti. Jadi sekali lagi, statuta dan mekanisme dalam FIFA bukan panduan sempurna yang harus ditakuti. Bangsa Indonesia tidak boleh takut dan khawatir, ujar Imam Nahrawi.
Lebih lanjut, Imam mengaku sangat mendukung terjadinya reformasi di FIFA. Karena itu dalam pandangan Imam, harus ada badan independen untuk mengawasinya.
Dengan demikian, pengunduran diri Sepp Blatter diharapkan bisa membawa masa depan yang cerah dalam tubuh FIFA saat ini. Karena dengan mundurnya Blatter, membuat peluang bagi sejumlah pihak yang ingin melakukan reformasi total di tubuh FIFA.
Ini momentum sangat baik untuk mendorong reformasi besar-besaran di FIFA, tentu sepak bola Indonesia, tuturnya.
Sebelumnya, Sepp Blatter memutuskan untuk mundur dari jabatannya, Selasa (2/6) atau hanya empat hari setelah terpilih untuk kelima kalinya sebagai pemimpin FIFA dalam Kongres di Zurich, Swiss. [initial]
Jangan Lewatkan!
Blatter Lengser, Ini Harapan Tim Transisi
FBI Investigasi Sepp Blatter
Tim Transisi Terkejut Sepp Blatter Lengser
'Mundurnya Blatter Pelajaran Bagi FIFA dan Federasi Sepakbola'
Kemenpora Sambut Positif Mundurnya Blatter
Blatter Mundur, Figo Sebut Ini Hari Baik Bagi FIFA & Sepakbola
Platini Puji Keputusan Mundur Blatter
Pemilihan Presiden Baru FIFA Paling Cepat Digelar Desember 2015
Pernyataan Lengkap Pengunduran Diri Blatter Dari FIFA
Sepp Blatter Mundur Dari Kursi Presiden FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Tunda Evaluasi John Herdman Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
Tim Nasional 10 Agustus 2026, 19:16
-
Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
Piala Dunia 10 Agustus 2026, 08:12
-
Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:46
-
UEFA Peringatkan Gianni Infantino soal Rencana Penjualan Aset Piala Dunia FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:04
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




