Menpora Ungkap Dua Kelemahan FIFA
Editor Bolanet | 3 Juni 2015 18:22
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi berpandangan jika FIFA yang selama ini dipimpin Sepp Blatter memiliki kelemahan dalam persoalan akuntabilitas dan transparansi.
Tidak hanya itu, Imam juga menyebut bahwa persoalan korupsi yang terjadi di FIFA sudah sistematis dan mengakar bertahun-tahun. Imam menyebut pengawasan yang tidak ada membuat hal ini tumbuh subur di FIFA.
FIFA sebagai organisasi yang punya kelemahan akuntabilitas dan transparansi sehingga korupsi yang sistematis dan mengakar bertahun-tahun tersimpan rapi dan tidak terungkap. Korupsi karena tidak ada lembaga yang mengawasi dan selalu menghindar diawasi, ujar Imam Nahrawi.
Sebelumnya, Sepp Blatter memutuskan untuk mundur dari jabatannya, Selasa (2/6) atau hanya empat hari setelah terpilih untuk kelima kalinya sebagai pemimpin FIFA dalam Kongres di Zurich, Swiss.
FIFA, dan Blatter khususnya, memang dalam sorotan beberapa hari belakangan. Hal tersebut, karena adanya penangkapan terhadap pejabat-pejabat FIFA terkait kasus korupsi dan suap. Hal tersebut, kembali diutarakan Menpora Imam, harus dijadikan momentum untuk terjadinya reformasi di FIFA.
Reformasi yang kini digulirkan FIFA berdasarkan tekanan pihak luar atau adanya intervensi. Reformasi FIFA tidak akan terjadi kalau tidak ada pihak independen mengawasi, melakukan penyelidikan dan memberikan rekomendasi. Dalam beberapa bulan ke depan, ada restrukturisasi besar-besaran FIFA, termasuk mengkaji ulang pemilihan Komite Eksekutif, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Tidak hanya itu, Imam juga menyebut bahwa persoalan korupsi yang terjadi di FIFA sudah sistematis dan mengakar bertahun-tahun. Imam menyebut pengawasan yang tidak ada membuat hal ini tumbuh subur di FIFA.
FIFA sebagai organisasi yang punya kelemahan akuntabilitas dan transparansi sehingga korupsi yang sistematis dan mengakar bertahun-tahun tersimpan rapi dan tidak terungkap. Korupsi karena tidak ada lembaga yang mengawasi dan selalu menghindar diawasi, ujar Imam Nahrawi.
Sebelumnya, Sepp Blatter memutuskan untuk mundur dari jabatannya, Selasa (2/6) atau hanya empat hari setelah terpilih untuk kelima kalinya sebagai pemimpin FIFA dalam Kongres di Zurich, Swiss.
FIFA, dan Blatter khususnya, memang dalam sorotan beberapa hari belakangan. Hal tersebut, karena adanya penangkapan terhadap pejabat-pejabat FIFA terkait kasus korupsi dan suap. Hal tersebut, kembali diutarakan Menpora Imam, harus dijadikan momentum untuk terjadinya reformasi di FIFA.
Reformasi yang kini digulirkan FIFA berdasarkan tekanan pihak luar atau adanya intervensi. Reformasi FIFA tidak akan terjadi kalau tidak ada pihak independen mengawasi, melakukan penyelidikan dan memberikan rekomendasi. Dalam beberapa bulan ke depan, ada restrukturisasi besar-besaran FIFA, termasuk mengkaji ulang pemilihan Komite Eksekutif, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
Blatter Lengser, Ini Harapan Tim Transisi
FBI Investigasi Sepp Blatter
Tim Transisi Terkejut Sepp Blatter Lengser
'Mundurnya Blatter Pelajaran Bagi FIFA dan Federasi Sepakbola'
Kemenpora Sambut Positif Mundurnya Blatter
Blatter Mundur, Figo Sebut Ini Hari Baik Bagi FIFA & Sepakbola
Platini Puji Keputusan Mundur Blatter
Pemilihan Presiden Baru FIFA Paling Cepat Digelar Desember 2015
Pernyataan Lengkap Pengunduran Diri Blatter Dari FIFA
Sepp Blatter Mundur Dari Kursi Presiden FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








