Merger PBR dan Persipasi Digugat
Editor Bolanet | 13 April 2015 15:27
- Pelita Bandung Raya yang kini telah berganti nama menjadi Persipasi Bandung Raya (PBR), terancam tidak bisa melanjutkan kiprah di pentas QNB League musim 2015.
Pasalnya, perubahan nama tersebut tengah digugat Direktur Utama PT Patriot Indonesia (), Muhammad Kartono Yulianto. Jika terbukti, maka PBR bisa saja senasib dengan Arema Cronus yang tidak direkomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
Menurut Kartono, perubahan nama tersebut tidak atas persetuan pihaknya sebagai manajemen yang sah. Karena itu, Kartono Yulianto langsung melaporkan legalitas manajemen PBR ke BOPI, PSSI, PT Liga Indonesia, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kami juga meminta kepada BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) untuk mengudit keuangan Persipasi. Karena dalam catatan kami, Persipasi pernah menggunakan APBD tahun 2010 sekitar Rp 5 miliar dan di tahun 2011 kurang lebih Rp 9 miliar. Namun, hak kepemilikan Pemerintah Kota Bekasi atas Persipasi setelah merger dengan PBR hilang atau dihilangkan, terang Kartono.
Terlebih, nanti akan keluar payung hukum penggunaan stadion yang merupakan aset daerah (dengan nilai aset mencapai Rp 1 triliun lebih) baik berupa Peraturan Walikota (Perwal) maupun Peraturan Daerah (Perda) terindikasi sebuah pesanan yang menguntungkan suatu pihak atau perusahaan swasta, imbuhnya.
Lebih jauh diterangkan Kartono Yulianto, Enkus Prihatin yang seharusnya mengurus Persipasi, namun membuat keputusan sepihak berupa merger dengan Pelita Bandung Raya. Alhasil, kini dikelola PT Kreasi Performa Pasundan.
Bahkan, kami juga tidak tahu kalau ada launching tim di Stadion Patriot. Selain itu, tidak pernah ada pembicaraan untuk merger atau menjualnya seperti sekarang ini, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Pasalnya, perubahan nama tersebut tengah digugat Direktur Utama PT Patriot Indonesia (), Muhammad Kartono Yulianto. Jika terbukti, maka PBR bisa saja senasib dengan Arema Cronus yang tidak direkomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
Menurut Kartono, perubahan nama tersebut tidak atas persetuan pihaknya sebagai manajemen yang sah. Karena itu, Kartono Yulianto langsung melaporkan legalitas manajemen PBR ke BOPI, PSSI, PT Liga Indonesia, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kami juga meminta kepada BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) untuk mengudit keuangan Persipasi. Karena dalam catatan kami, Persipasi pernah menggunakan APBD tahun 2010 sekitar Rp 5 miliar dan di tahun 2011 kurang lebih Rp 9 miliar. Namun, hak kepemilikan Pemerintah Kota Bekasi atas Persipasi setelah merger dengan PBR hilang atau dihilangkan, terang Kartono.
Terlebih, nanti akan keluar payung hukum penggunaan stadion yang merupakan aset daerah (dengan nilai aset mencapai Rp 1 triliun lebih) baik berupa Peraturan Walikota (Perwal) maupun Peraturan Daerah (Perda) terindikasi sebuah pesanan yang menguntungkan suatu pihak atau perusahaan swasta, imbuhnya.
Lebih jauh diterangkan Kartono Yulianto, Enkus Prihatin yang seharusnya mengurus Persipasi, namun membuat keputusan sepihak berupa merger dengan Pelita Bandung Raya. Alhasil, kini dikelola PT Kreasi Performa Pasundan.
Bahkan, kami juga tidak tahu kalau ada launching tim di Stadion Patriot. Selain itu, tidak pernah ada pembicaraan untuk merger atau menjualnya seperti sekarang ini, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Gulirkan Kompetisi, PSSI Sudah Surati Kapolri
Bola Indonesia 22 Maret 2016, 11:45
-
Mau ISL atau ISC, Madura United No Problem
Bola Indonesia 21 Maret 2016, 12:19
-
Eks PBR Gabung Persegres
Bola Indonesia 19 Maret 2016, 13:23
-
Persegres Butuh 25 Pemain
Bola Indonesia 19 Maret 2016, 11:19
-
Gresik United Ingin Ulangi Sukses ISL 2015
Bola Indonesia 18 Maret 2016, 13:03
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




