Nasib 2 Pelatih Amerika Latih di Arema FC Sebelum Javier Roca: Ternyata Gagal Total Lho!
Asad Arifin | 10 September 2022 08:56
Bola.net - Arema FC telah menunjuk Javier Roca untuk menjadi pelatih kepala di BRI Liga 1 2022/2023. Roca menggantikan tugas Eduardo Almeida yang didepak karena performa kurang bagus pada awal musim ini.
Roca bukan pelatih pertama Arema FC yang berasal dari Amerika Latin. Bisa dibilang Arema belum berjodoh dengan pelatih asal Amerika Latin. Justru pelatih lokal dan Eropa yang beberapa kali memberikan gelar untuk tim kebanggaan publik Malang.
Cukup ironis sebenarnya, karena banyak pemain berdarah Amerika Latin yang sukses di Arema FC. Tetapi dari sektor pelatih, belum satupun yang mampu menorehkan prestasi.
Lantas, bisakah Javier Roca yang berasal dari Chile memecahkan catatan buruk tersebut? Kemungkinannya ada, karena Roca mudah beradaptasi dengan tim Indonesia. Sebelum menikmati kiprah Roca, yuk simak nasib pelatih asal Amerika Latih milik Arema FC di bawah ini ya Bolaneters.
Mario Gomez (2020)

Pria asal Argentina tersebut kabarnya jadi pelatih termahal sepanjang sejarah Arema FC. Nilai kontraknya di atas Rp 2 miliar. Maklum, Gomez punya pengalaman mentereng.
Gomez datang ke Arema pada Januari 2020. Dia dapat kebebasan mendatangkan pemain sesuai kriterianya. Terutama pemain asing, seperti Jonathan Bauman, Oh In-kyun, Matias Malvino, dan Elias Alderete.
Namun, di turnamen Piala Gubernur Jatim, langkah mereka hanya sampai semifinal. Memasuki Liga 1 2020, dia ditarget jadi juara. Sayangnya, kompetisi hanya berjalan tiga pertandingan, setelah itu dihentikan karena pandemi COVID-19.
Meski hanya berjalan tiga laga, capaian Gomez tak terlalu istimewa. Dia hanya memberikan sekali kemenangan, dan dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Mario Gomez memilih mundur dari kursi pelatih Arema pada Agustus 2020.
Carlos Oliveira (2020-2021)

Dia jadi penerus Mario Gomez. Waktu itu manajemen Arema sedang getol ganti aliran pelatih. Dari Eropa ke Amerika Latin. Sehingga Carlos Oliveira didatangkan. Namun, pelatih yang lama tinggal di Amerika Serikat itu tak pernah menjalani laga resmi dengan Tim Singo Edan.
Pasalnya, dia datang ketika kompetisi berhenti karena pandemi COVID-19, yakni pada September 2020. Meski demikian, Carlos tetap bekerja profesional. Dia rutin menggelar latihan.
Meski pun kompetisi tak kunjung dimulai. Dia sempat beberapa kali menjalani uji coba. Akan tetapi, hal tersebut tak bisa jadi ukuran perkembangan tim.
Hingga kontraknya berakhir pada Februari 2021, tidak ada kompetisi resmi yang dijalani. Manajemen Arema juga tidak memperpanjang kontraknya, karena kurang puas dengan kinerja sang pelatih dalam sesi latihan.
Disadur dari Bola.com: Iwan Setiawan/Rizki Hidayat, 9 September 2022
Klasemen BRI Liga 1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal BRI Super League Hari Ini: Arema FC dan Dewa United Tanding
Bola Indonesia 3 April 2026, 13:43
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Malut United 3 April 2026
Bola Indonesia 2 April 2026, 19:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











