Panitia Galau Tentukan Venue Final Piala Gubernur 2013
Editor Bolanet | 23 Desember 2013 06:22
- Panitia pelaksana (panpel) turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2013 sedang galau. Mereka bingung untuk menentukan dimana venue yang digunakan untuk menggelar pertandingan final antara Persebaya dengan Arema. Sesuai jadwal, bentrok kedua tim harus dilangsungkan, Selasa (24/12) besok malam.
Sesuai dengan kesepakatan di manager meeting, babak final memang seharusnya diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan. Namun hal itu menjadi mentah setelah Persebaya lolos ke final. Kubu Persebaya menolak bertanding di Malang karena menganggap hal itu lebih menguntungkan Singo Edan.
Penolakan inilah yang membuat panitia harus bekerja keras untuk menentukan venue yang tepat dan representatif. Masalahnya, karena pertandingan digelar sehari sebelum Natal, akan sangat sulit bagi panpel untuk mengantongi izin keamanan. Sedangkan hingga kini baru satu daerah yang siap.
Yang pasti kita sudah mendapat garansi izin pertandingan di Malang, kata sekretaris panitia, Amir Burhanuddin.
Bagaimana bila pertandingan final digelar tanpa penonton atau di lokasi netral? Amir menyebut hal itu bisa saja terjadi. Hanya saja, esensi final akan tak terasa. Partai final itu yang ditunggu-tunggu. Tak mungkin digelar tanpa penonton atau lapangan alternatif. Nanti kita bicarakan semua. Termasuk dengan pihak ketiga, lanjut Amir.
Sebenarnya, lanjut Amir, dengan formasi delapan tim yang terbagi dalam dua grup, turnamen ini sudah kelar pada 22 Desember kemarin. Namun karena ada penambahan tim, yakni Persepam-Madura United, jadwal akhirnya dirombak. Hasilnya pertandingan final diundur menjadi 24 Desember.
Semua jadi rancu ketika P-MU masuk. Harusnya turnamen ini sudah selesai tanggal 22 Desember. Namun setelah ada penambahan tim, final diundur jadi 24 Desember, ungkapnya. Amir juga tak menutup kemungkinan bila jadwal laga final akhirnya diundur.
Ditunda itu sangat memungkinkan. Tapi kita harus inventarisir alasannya dulu, pungkas Amir. Kabarnya, penentuan venue final baru dilakukan, Senin (23/12) siang.[initial]
(faw/dzi)
Sesuai dengan kesepakatan di manager meeting, babak final memang seharusnya diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan. Namun hal itu menjadi mentah setelah Persebaya lolos ke final. Kubu Persebaya menolak bertanding di Malang karena menganggap hal itu lebih menguntungkan Singo Edan.
Penolakan inilah yang membuat panitia harus bekerja keras untuk menentukan venue yang tepat dan representatif. Masalahnya, karena pertandingan digelar sehari sebelum Natal, akan sangat sulit bagi panpel untuk mengantongi izin keamanan. Sedangkan hingga kini baru satu daerah yang siap.
Yang pasti kita sudah mendapat garansi izin pertandingan di Malang, kata sekretaris panitia, Amir Burhanuddin.
Bagaimana bila pertandingan final digelar tanpa penonton atau di lokasi netral? Amir menyebut hal itu bisa saja terjadi. Hanya saja, esensi final akan tak terasa. Partai final itu yang ditunggu-tunggu. Tak mungkin digelar tanpa penonton atau lapangan alternatif. Nanti kita bicarakan semua. Termasuk dengan pihak ketiga, lanjut Amir.
Sebenarnya, lanjut Amir, dengan formasi delapan tim yang terbagi dalam dua grup, turnamen ini sudah kelar pada 22 Desember kemarin. Namun karena ada penambahan tim, yakni Persepam-Madura United, jadwal akhirnya dirombak. Hasilnya pertandingan final diundur menjadi 24 Desember.
Semua jadi rancu ketika P-MU masuk. Harusnya turnamen ini sudah selesai tanggal 22 Desember. Namun setelah ada penambahan tim, final diundur jadi 24 Desember, ungkapnya. Amir juga tak menutup kemungkinan bila jadwal laga final akhirnya diundur.
Ditunda itu sangat memungkinkan. Tapi kita harus inventarisir alasannya dulu, pungkas Amir. Kabarnya, penentuan venue final baru dilakukan, Senin (23/12) siang.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















