Panpel Arema FC Buka Suara: Beberkan Kronologi Bus Persebaya Terlambat hingga Pemain Pakai Taksi Online ke Tempat Latihan
Asad Arifin | 27 April 2026 19:56
Bola.net - Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait polemik keterlambatan bus tim Persebaya Surabaya. Insiden ini terjadi menjelang sesi Official Training (OT) di Bali United Training Center, Senin (27/4/2026).
Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami tim tamu. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut murni disebabkan oleh kendala teknis di lapangan.
Situasi ini sempat memunculkan spekulasi negatif di kalangan publik. Namun, pihak panitia bergerak cepat untuk meluruskan informasi agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Koordinator Panitia Lokal, Rojak, kemudian membeberkan kronologi kejadian secara detail. Ia memastikan bahwa seluruh prosedur telah dijalankan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Meski terjadi kendala, hubungan antara kedua tim tetap terjaga dengan baik. Panpel Arema FC menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah kelancaran pertandingan pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026.
Kronologi Kendala Bus dan Respons Cepat Panpel

Rojak menjelaskan bahwa bus penjemputan sebenarnya telah tiba tepat waktu di hotel tim Persebaya. Armada pertama sudah berada di lokasi sejak pukul 14.00 WITA.
Namun, masalah muncul ketika sistem pendingin udara pada bus tersebut tidak berfungsi. Panpel langsung mengambil keputusan cepat dengan meminta armada pengganti demi kenyamanan pemain.
Bus pengganti dengan kondisi lebih baik akhirnya tiba pada pukul 14.55 WITA. Dalam situasi tersebut, sebagian pemain Persebaya memilih berangkat lebih awal menggunakan taksi online karena mengejar waktu latihan.
Panpel menegaskan bahwa langkah cepat telah diambil untuk meminimalkan dampak keterlambatan. Upaya ini menjadi bukti komitmen panitia dalam menjaga standar pelayanan kepada tim tamu.
Penyesuaian Jadwal dan Komunikasi dengan Persebaya

Setelah menerima laporan resmi terkait kendala tersebut, Panpel langsung berkoordinasi untuk mencari solusi. Negosiasi dilakukan agar sesi latihan tetap dapat berlangsung optimal.
"Sebagai bentuk tanggung jawab, kami negosiasikan agar jadwal OT mereka diundur menjadi pukul 17.00 - 18.00 WITA di Bali United Training Center. Awalnya dijadwalkan pukul 16.00 WITA," jelas Rojak.
Sebelumnya, komunikasi terkait lokasi latihan juga telah dilakukan sejak 22 April 2026. Panpel menawarkan beberapa opsi mengingat Stadion Dipta digunakan untuk pertandingan lain.
Dalam Match Coordination Meeting (MCM), permohonan maaf juga telah disampaikan secara langsung. Pihak Persebaya menerima penjelasan tersebut dan memahami bahwa insiden ini murni kendala teknis.
"Kami berharap hal ini menjadi pelajaran berharga dan tidak perlu dibesar-besarkan secara negatif. Semua sudah dicarikan solusi terbaik dan situasi antara kedua pihak tetap kondusif menjelang pertandingan," pungkas Erwin
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Baca Ini Juga
Prediksi BRI Super League: PSBS vs Malut United 28 April 2026
Bojan Hodak Blak-blakan soal Kondisi Persib Jelang Lawan Bhayangkara FC, Singgung Susahnya Cetak Gol dan Cedera Eliano Reijnders
Prediksi BRI Super League: Arema vs Persebaya 28 April 2026
Hasil Bali United vs PSM: Juku Eja Belum Aman dari Degradasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 04:30
-
Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 00:01
-
Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:32
-
Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:25
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:06
-
Link Live Streaming Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 22:29
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















