Papua Juara Liga Futsal Perindo 2015
Editor Bolanet | 24 Agustus 2015 01:56
Alhasil, tim Papua pun berhak atas hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp50 juta. Adapun Jabar sebagai runner up, berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp25 juta. Lalu untuk tim yang menempati peringkat tiga dan juga harapan satu, ditempati Jawa Timur (Jatim) dan Sulewesi Tengah (Sulteng). Masing-masing berhak atas uang pembinaan Rp10 juta dan Rp5 juta.
Selain itu, terpilih juga dua pemain paling menonjol. Pertama, pemain asal Jatim, Ricko, tercatat sebagai pencetak gol terbayak. Adapun yang kedua yaitu penjaga gawang Jabar, Nasrullah, terpilih sebagai pemain terbaik.
Ketua Umum (Ketum) Partai Perindo sekaligus Ketum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Hary Tanoesoedibjo menegaskan jika gelaran tersebut akan dilakukan secara berkesinambungan setiap tahun.
Apresiasi tinggi disampaikan HT- sapaan Hary Tanoesoedibjo- atas terselenggaranya gelaran perdana tersebut. Ditegaskannya lagi, Perindo dan FFI sebagai badan yang mengurusi olahraga futsal di Indonesia, akan terus berkomitmen menggelar ajang-ajang serupa secara terus menerus dan juga berjenjang.
Pertama kami memang punya keinginan bagaimana futsal bisa maju. Sepak bola sudah terpuruk, olahraga lain juga kurang. Karena itu bagaimana caranya futsal bisa maju. Salah satu caranya (bisa berkembang) harus sering menggelar kompetisi. Jadi kami jaring tiap Provinsi dan yang menang kami tandingkan secara nasional, ungkap HT.
Karena mereka masing berusia di bawah 18 tahun, ini adalah bibit yang baik bagi futsal Indonesia. Bukan tidak mungkin, nanti para pemain-pemain Ini akan kami disalurkan ke tiap-tiap klub profesional di Indonesia jika mereka berkenan. Tentu saja kami tidak akan menyia-nyiakan apa yang sudah didapat dari kejuaraan ini, sambung pria kelahiran Surabaya, Jatim, tersebut.
Tidak hanya itu, HT pun menegaskan akan menggelar event-event serupa secara rutin. Karena di mata pengusaha berusia 50 tahun tahun tersebut, dengan adanya kompetisi yang rutin baru bisa didapat pemain-pemain yang berkualitas. Kompetisi akan digelar mulai dari tiap pelosok-pelosok daerah yang ada di Tanah Air.
Penting sekali kompetisi seperti ini. Karena dengan adanya kompetisi bisa meningkatkan daya juang. Jika tidak ada kompetisi pasti daya juangnya juga akan berkurang. Tapi jika buatkan kompetisi akan membiasakan mereka bertanding. Tanpa ada kompetisi pasti drop. Kalau tidak ada kompetisi mainnya juga tidak bagus, papar HT.[initial]
(esa/yp)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Argentina di 4 Nations World Series
Tim Nasional 1 Februari 2025, 20:39
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
-
Fakta Menarik Real Madrid vs Monaco: Reuni Berdarah Mbappe dan Trauma 2004
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:46
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








