Pelatih Arema: Maaf Aremania
Editor Bolanet | 12 Maret 2014 19:00
- Kekalahan yang diderita anak asuhnya kala menjamu Hanoi T&T, dalam laga lanjutan AFC membuat Suharno merasa perlu meminta maaf pada Aremania. Menurut Pelatih Arema Cronus ini, kekalahan ini telah membuat suporter mereka tersebut kecewa.
Saya meminta maaf pada Aremania. Mereka harus kecewa karena kekalahan ini, ujar Suharno.
Ke depannya, saya berharap tidak akan mengecewakan mereka lagi, sambungnya.
Sebelumnya, Arema harus mengakui ketangguhan Hanoi T&T dengan skor 1-3. Gonzalo Marronkle mencetak dua gol kemenangan Hanoi di laga tersebut, termasuk satu gol penalti. Satu gol lainnya diceploskan Nguyen van Quyet jelang laga usai. Sementara, gol semata wayang Arema dicetak Cristian Gonzales.
Sementara itu, Suharno menyebut kekalahan tersebut karena permainan mereka kurang optimal. Terlebih lagi, dia menambahkan, Hanoi T&T memiliki kecepatan dan kekuatan dalam permainan mereka.
Suharno menyebut, untuk menghadapi lawan yang mengandalkan kecepatan, diperlukan kondisi fisik prima. Sayang, kondisi prima ini yang tak dimiliki Ahmad Bustomi dan kawan-kawan.
Setelah melawan Selangor FA, beberapa pemain kita bergabung dengan Timnas. Mereka baru bisa gabung lagi Minggu (09/03) kemarin. Tak banyak waktu untuk mengembalikan kondisi. Namun, ini bukan alasan. Kita harus bisa tampil lebih baik, tandasnya.[initial]
(den/dzi)
Saya meminta maaf pada Aremania. Mereka harus kecewa karena kekalahan ini, ujar Suharno.
Ke depannya, saya berharap tidak akan mengecewakan mereka lagi, sambungnya.
Sebelumnya, Arema harus mengakui ketangguhan Hanoi T&T dengan skor 1-3. Gonzalo Marronkle mencetak dua gol kemenangan Hanoi di laga tersebut, termasuk satu gol penalti. Satu gol lainnya diceploskan Nguyen van Quyet jelang laga usai. Sementara, gol semata wayang Arema dicetak Cristian Gonzales.
Sementara itu, Suharno menyebut kekalahan tersebut karena permainan mereka kurang optimal. Terlebih lagi, dia menambahkan, Hanoi T&T memiliki kecepatan dan kekuatan dalam permainan mereka.
Suharno menyebut, untuk menghadapi lawan yang mengandalkan kecepatan, diperlukan kondisi fisik prima. Sayang, kondisi prima ini yang tak dimiliki Ahmad Bustomi dan kawan-kawan.
Setelah melawan Selangor FA, beberapa pemain kita bergabung dengan Timnas. Mereka baru bisa gabung lagi Minggu (09/03) kemarin. Tak banyak waktu untuk mengembalikan kondisi. Namun, ini bukan alasan. Kita harus bisa tampil lebih baik, tandasnya.[initial]
AFC CUP 2014
Suharno Sesalkan Penalti Hanoi T&T
Bawa Hanoi Menang, Gonzalo Marronkle Bahagia
Inilah Resep Hanoi T&T Kalahkan Arema Cronus
Ahmad Bustomi Puji Disiplin Pemain Hanoi T&T
Inilah sebab Arema Cronus kalah dari Hanoi T&T
Suharno Lapang Dada Terima Kekalahan Arema Cronus
Highlights AFC Cup: Arema 1 - 3 Hanoi T&T
Review AFC Cup: Hanoi Curi Poin Penuh di Kandang Arema
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Tegaskan Status Ahmad Nufiandani
Bola Indonesia 18 Januari 2017, 16:02
-
Arema FC Batal Pinang Kapten Timnas Afghanistan
Bola Indonesia 13 Januari 2017, 09:09
-
Penggawa Bali United Ikut Berduka Atas Wafatnya Achmad Kurniawan
Bola Indonesia 12 Januari 2017, 15:35
-
AK Wafat, Perpanjangan Kontrak Pemain Arema FC Ditunda
Bola Indonesia 11 Januari 2017, 15:07
-
Arema FC Gagal Pinang Irfan Bachdim
Bola Indonesia 11 Januari 2017, 14:46
LATEST UPDATE
-
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Bola Indonesia 8 Juni 2026, 13:26
-
Lepas Onana dan Bayindir, MU Bakal Balikan dengan Kiper Ini?
Liga Inggris 8 Juni 2026, 12:59
-
Prediksi Spanyol vs Peru 9 Juni 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 12:06
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











