Pelatih Barito Putera: Madura United Tak Layak Dapat Penalti
Aga Deta | 15 September 2019 04:56
Bola.net - Barito Putera hanya mampu bermain imbang menghadapi Madura United dalam laga pekan ke-18 Shopee Liga 1 2019. Duel di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (14/9/2019), itu berakhir dengan skor 2-2.
Barito Putera unggul dua gol lewat Fransisco Torres (13’/penalti) dan Rafael da Silva (62'). Namun, Madura United kemudian menyamakan kedudukan berkat gol Beto Goncalves (76') dan Aleksandar Rakic (78’/penalti).
Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, menganggap Madura United tidak layak mendapat penalti, yang kemudian berbuah gol Rakic. Dia menilai wasit Suhardiyanto saat menunjuk titik putih kurang jeli melihat kejadian.
"Kami membawa pulang tiga poin kalau wasit bisa melihat jelas, itu tidak handsball. Saya harap wasit lebih jeli supaya tidak merugikan salah satu tim," ucap pelatih yang akrab disapa Djanur itu.
Dalam tayangan ulang, sebenarnya terlihat jelas pemain Barito Putera, Nazar Nurzaidin, melakukan handsball di kotak terlarang. Hal itu terjadi setelah gelandang Madura United, Slamet Nurcahyo, mencoba mengirim umpan yang mengenai tangan Nazar.
Lengah dalam Pertahanan
Terlepas dari penalti itu, Djanur merasa pemain belakangnya memang lengah menjaga pertahanan. Hal itulah yang menyebabkan Madura United mencetak dua gol penyama kedudukan dalam dua menit saja.
"Itu tidak dibarengi dengan kekuatan di lini belakang. Madura United berusaha terus menyerang, meski kami dalam kondisi unggul dua gol," ucap mantan pelatih Persebaya Surabaya dan Persib Bandung itu.
"Kami kesulitan membalas karena gol Madura United hanya berjarak beberapa menit. Kami lemah dalam konsentrasi dan itu harus diperbaiki ke depan," imbuh Djanur.
Di sisi lain, Barito Putera sebenarnya juga mendapat penalti yang berbuah gol pertama. Bek kanan Madura United, Marckho Meraudje, tertangkap menjatuhkan kapten Barito Putera, Rizky Pora, di kotak penalti. Fransisco Torres, yang baru menjalani debut bersama Barito Putera, membuka keunggulan pada menit ke-13.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Aditya Wany/Editor Aning Jati
Published: 14 September 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Waspada Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










