Pemain Persiku Kudus Tuntut Pembayaran Gaji

Editor Bolanet | 13 April 2012 16:48
Pemain Persiku Kudus Tuntut Pembayaran Gaji
Persiku tuntut hak yang belum diberikan manajemen (c) Persikunews.com
- Belasan pemain Persiku Kudus mendatangi manajemen tim untuk menanyakan kepastian soal pembayaran gaji pemain yang hingga kini belum sepenuhnya terbayarkan.

13 pemain Persiku tersebut mendatangi Kantor PDAM Kudus, karena sebagian pengurus Persiku merupakan pegawai PDAM Kudus, diterima Komisaris PT Kudus Muriatama Ayatullah Humaini.

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 10.50 WIB itu, sempat terjadi ketegangan dan adu mulut karena masing-masing pihak ingin menyampaikan tuntutannya.

Setelah terjadi pembicaraan selama beberapa menit, akhirnya ketegangan antara pemain dengan pihak manajemen bisa terkendali, sehingga pembicaraan soal kepastian gaji pemain bisa diutarakan dengan baik.

Salah seorang pemain Persiku, Voller Ortega mengungkapkan, kedatangannya bersama pemain yang lain untuk meminta kejelasan soal pembayaran gaji pemain.

Kami juga ingin mengetahui kepastian waktunya, karena sejumlah pemain juga memiliki keluarga, ujarnya.

Sebetulnya, kata dia, persoalan ini bisa diselesaikan ketika ada komunikasi antara pemain dengan pengurus, karena selama ini hal itu belum terjadi.

Jika ada komunikasi intensif, tentunya tidak akan terjadi perbedaan persepsi, ujarnya.

Terkait dengan makan sehar-hari para pemain di Mess Persiku, dia mempersilakan, untuk mengeceknya langsung agar mengetahui kondisi sebenarnya tentang menu makanan yang disajikan setiap harinya. Ia juga mengaku, belum pernah menerima suplemen vitamin, sepatu, maupun jaket tim.

Akan tetapi, pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut mengakui, salut dengan manajemen tanpa dukungan APBD, namun masih mampu membawa tim Persiku mengikuti kompetisi hingga sekarang.

Ia menegaskan, tetap akan menjalani latihan rutin serta siap main saat tim ini berlaga di kandang Persis Solo pada 21 April 2012.

Pada kesempatan tersebut, Voller juga menyampaikan apresiasinya terhadap Humaini yang mengungkapkan uang yang dikeluarkannya selama ini merupakan hasil jerih payahnya pribadi.

Kami mengakui belum bisa memenuhi hak pemain. Akan tetapi, mereka diharapkan tetap memahami kondisi yang sedang terjadi karena saat ini manajemen masih tetap berupaya memenuhi hak mereka, ujarnya.

Kebutuhan gaji pemain setiap bulannya, kata dia, mencapai Rp160 juta, sehingga ketika terjadi tunggakan selama empat bulan mencapai Rp640 juta.

Apabila hingga 20 April 2012 manajemen belum mendapatkan uang, katanya, pemain dimungkinkan ada yang mundur setelah laga kontra Persis Solo, demikian halnya dirinya juga demikian karena sudah tidak ada sumber pemasukan dana. (ant/end)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE