Pemain Persipasi Berharap Cemas Tunggu Pembayaran Gaji
Editor Bolanet | 6 Juni 2012 10:32
- Skuad Persipasi Bekasi, tengah berharap-harap cemas menunggu gaji yang belum dibayarkan terhitung sejak Januari 2012 lalu. Manajemen pimpinan Dana Satria tersebut baru membayarkan kewajiban 25 persen kontrak dan gaji bulan November dan Desember 2011.
Selama ini, manajemen hanya memberikan bonus pertandingan saja, namun tidak memberikan pembayaran gaji. Sehingga, kami terkatung-katung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terang Pelatih Persipasi, Warta Kusuma, kepada .
Menurut mantan pemain Timnas Indonesia era 80-an tersebut, meski langkah Persipasi sudah terhenti usai terlempar dari perburuan tiket melaju ke babak delapan besar, manajemen tetap harus melunasi kewajiban membayarkan gaji pemain dan tim pelatih hingga November mendatang.
Sebab, hal tersebut sudah sesuai dengan kontrak. Kami berharap, manajemen secepatnya mampu melunasinya, tegasnya.
Kegagalan Persipasi dalam meraih tiket ke babak delapan besar, dipastikan setelah kalah dengan skor 0-1 dari Persik kediri di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (2/6) petang. Satu gol yang dibuat striker Persik, Faris Aditama di menit ke-50 berhasil memupuskan asa Persipasi masuk zona empat besar.
Setelah pertandingan tersebut, kami langsung meliburkan pemain hingga dua pekan mendatang. Setelah itu, kami akan mengumpulkan pemain untuk melakukan evaluasi seraya berharap gaji kami dilunasi manajemen, tuturnya.
Dengan meliburkan pemain dan memberikan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga masing-masing, sedikit mampu meringankan biaya makan kami, tutupnya. (esa/end)
Selama ini, manajemen hanya memberikan bonus pertandingan saja, namun tidak memberikan pembayaran gaji. Sehingga, kami terkatung-katung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terang Pelatih Persipasi, Warta Kusuma, kepada .
Menurut mantan pemain Timnas Indonesia era 80-an tersebut, meski langkah Persipasi sudah terhenti usai terlempar dari perburuan tiket melaju ke babak delapan besar, manajemen tetap harus melunasi kewajiban membayarkan gaji pemain dan tim pelatih hingga November mendatang.
Sebab, hal tersebut sudah sesuai dengan kontrak. Kami berharap, manajemen secepatnya mampu melunasinya, tegasnya.
Kegagalan Persipasi dalam meraih tiket ke babak delapan besar, dipastikan setelah kalah dengan skor 0-1 dari Persik kediri di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (2/6) petang. Satu gol yang dibuat striker Persik, Faris Aditama di menit ke-50 berhasil memupuskan asa Persipasi masuk zona empat besar.
Setelah pertandingan tersebut, kami langsung meliburkan pemain hingga dua pekan mendatang. Setelah itu, kami akan mengumpulkan pemain untuk melakukan evaluasi seraya berharap gaji kami dilunasi manajemen, tuturnya.
Dengan meliburkan pemain dan memberikan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga masing-masing, sedikit mampu meringankan biaya makan kami, tutupnya. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketimpangan Gaji Pemain MU: Jadon Sancho Sepekan Bisa Bayar Scott McTominay 4 Bulan!
Liga Inggris 18 Agustus 2021, 12:44
-
10 Pemain Sepak Bola dengan Gaji Paling Mahal: Siapa yang Performanya Terburuk?
Liga Inggris 26 November 2020, 15:33
-
Gaji Pemain Liverpool Musim 2020/2021: Chamberlain Dua Kali Lipat Alexander-Arnold
Liga Inggris 20 November 2020, 10:21
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
-
Situasi Memanas di Bernabeu: Arbeloa Terancam Jadi Korban Berikutnya
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 14:59
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55















