Pemerintah Bakal Izinkan Suporter Kembali ke Stadion, PT LIB Beri Tanggapan
Dimas Ardi Prasetya | 15 Oktober 2021 20:54
Bola.net - Pemerintah mulai mengizinkan event olahraga dihadiri oleh penonton. Uji coba kembalinya penonton ke stadion dimulai dari perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.
Ke depannya, pemerintah membuka peluang event olahraga lain seperti BRI Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 2021 bisa dihadiri oleh penonton. Hal itu ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan.
Dalam sesi press conference beberapa waktu lalu, Luhut mengaku ditugaskan Presiden Joko Widodo untuk mengkaji kemungkinan penonton diizinkan menonton pertandingan secara langsung di stadion. Jika rencana itu direalisasikan, untuk percobaan penonton yang boleh hadir hanya berjumlah 30 persen dari kapasitas venue.
"Itu dengan persyaratan misalnya Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk pemain dan official, dan penonton mungkin di-antigen. Segera kami putuskan dan umumkan,” ujar Luhut.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Tanggapan PT LIB
Rencana pemerintah untuk kembali menghadirkan penonton di stadion mendapat tanggapan positif dari operator BRI Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 2021, PT Liga Indonesia Baru (LIB). LIB menilai bahwa rencana tersebut merupakan bukti dukungan nyata pemerintah terhadap sepak bola nasional.
Meski demikian, LIB menilai bahwa untuk mengizinkan penonton kembali ke stadion di masa pandemi COVID-19 tidak bisa dilakukan terburu-buru. Harus ada kajian yang dilakukan LIB, PSSI, dan pemerintah terkait beberapa ketentuan yang perlu dipenuhi suporter jika ingin menyaksikan secara langsung aksi tim kesayangannya.
"Jika ada pelanggaran oleh suporter atau penonton akan ada hukuman tegas. Pertama, klub akan mendapatkan sanksi tegas. Bisa dalam bentuk pengurangan poin atau yang lainnya," ujar Direktur Utama (Dirut) LIB, Akhmad Hadian Lukita.
"Tidak hanya itu, bagi kelompok suporter atau penonton yang melakukan pelanggaran tersebut, maka akan dilarang untuk kembali datang ke stadion,” katanya menambahkan.
Suporter Harus Terlebih Dulu Diedukasi
Lebih lanjut, Lukita menyebut bahwa ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi penonton jika ingin kembali ke stadion. Terkait hal ini, menurutnya klub, LIB, PSSI, dan pemerintah harus bersinergi dalam mengedukasi para suporter.
"Bukan cuma membahas ketentuan jumlah penonton, namun juga ada aspek lain yang harus diperhatikan. Seperti, penonton wajib menerapkan aplikasi pedulilindungi, kewajiban dua kali vaksin, sampai dengan teknis penjualan tiket secara online,” tutur Lukita.
"Sekali lagi, ini tak mudah. Butuh komitmen bersama agar kompetisi tetap bergulir lancar dan menghibur," imbuhnya.
(Fitri Apriani/Bola.net)
Baca Juga:
Manajemen Persebaya Surati LIB Minta Penundaan Laga Kontra PSIS Semarang
Kabar Gembira, Liga 2 Dapat Izin Digelar di Luar Pulau Jawa dan Bali
Belum Ada Nama AHHA PS Pati FC di Liga 2 2021, Ini Penjelasan PT LIB
Kick-off 26 September, Ini Pembagian Grup dan 4 Tuan Rumah Liga 2 2021
11 Tim Berlomba Jadi Tuan Rumah Penyisihan Grup Liga 2 2021
Sistem dan Format Kompetisi Masih Digodok, Liga 2 Akan Digeber Akhir September 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















