Pemerintah Kesulitan Bubarkan KPSI
Editor Bolanet | 17 Desember 2012 20:54
- Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus anggota task force, Djoko Pekik Irianto, mengaku menghadapi proses rumit ketika harus membubarkan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI).
Dirinya mengakui, banyak mendapatkan masukan untuk membubarkan KPSI dan diminta lebih memperhatikan PSSI, notabene anggotanya.
Pemerintah tentu mengakui PSSI sebagai federasi yang sah sesuai yuridiksi. Namun, tidak bisa begitu saja bersikap untuk membubarkan KPSI, ujarnya.
Apalagi, sesuai de facto, keberadaan KPSI tidak bisa dihilangkan begitu saja. Terlebih, KPSI juga mendapatkan dukungan dari anggota PSSI hingga akhirnya terjadi Kongres Luar Biasa (KLB) di Ancol, Jakarta, Maret 2012 yang memilih La Nyalla Mattalitti sebagai KPSI, sambungnya.
Lebih jauh dikatakannya, bukan pekerjaan mudah menyelesaikan permasalahan sepak bola Indonesia. Karena itu, Djoko Pekik Irianto menambahkan, pemerintah melalui task force akan melakukan koordinasi dengan Konfederasi Sepak bola Asia (AFC).
Langkah koordinasi dengan AFC dilakukan usai mendapatkan arahan dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Karena itu, task force akan melakukan pertemuan dengan Presiden AFC Zhang Zilong untuk membahas langkah penyelesaian konflik. (esa/dzi)
Dirinya mengakui, banyak mendapatkan masukan untuk membubarkan KPSI dan diminta lebih memperhatikan PSSI, notabene anggotanya.
Pemerintah tentu mengakui PSSI sebagai federasi yang sah sesuai yuridiksi. Namun, tidak bisa begitu saja bersikap untuk membubarkan KPSI, ujarnya.
Apalagi, sesuai de facto, keberadaan KPSI tidak bisa dihilangkan begitu saja. Terlebih, KPSI juga mendapatkan dukungan dari anggota PSSI hingga akhirnya terjadi Kongres Luar Biasa (KLB) di Ancol, Jakarta, Maret 2012 yang memilih La Nyalla Mattalitti sebagai KPSI, sambungnya.
Lebih jauh dikatakannya, bukan pekerjaan mudah menyelesaikan permasalahan sepak bola Indonesia. Karena itu, Djoko Pekik Irianto menambahkan, pemerintah melalui task force akan melakukan koordinasi dengan Konfederasi Sepak bola Asia (AFC).
Langkah koordinasi dengan AFC dilakukan usai mendapatkan arahan dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Karena itu, task force akan melakukan pertemuan dengan Presiden AFC Zhang Zilong untuk membahas langkah penyelesaian konflik. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kecewa FIFA, La Nyalla Tarik Kembali Ucapannya
Bola Indonesia 25 Februari 2013, 21:13
-
La Nyalla Tolak KLB PSSI, KPSI Jalan Terus
Bola Indonesia 25 Februari 2013, 20:29
-
Bahas Kongres, Kuartet KPSI Kirim Surat ke PSSI
Bola Indonesia 20 Februari 2013, 20:16
-
PSSI Diharapkan Segera Gelar Kongres Sesuai MoU
Bola Indonesia 18 Februari 2013, 23:34
-
Roy Suryo: PSSI dan KPSI Sepakat Jalankan MoU
Bola Indonesia 18 Februari 2013, 23:21
LATEST UPDATE
-
Inter Milan 'Mandek' di Bulan Maret, Persaingan Scudetto Serie A Kian Terbuka
Liga Italia 23 Maret 2026, 09:45
-
Arsenal vs Man City: Mengapa Memilih Kepa Ketimbang Raya, Arteta?
Liga Inggris 23 Maret 2026, 09:00
-
Rapor Pemain Man City vs Arsenal: Sinar Nico O'Reilly si Bek Kiri!
Liga Inggris 23 Maret 2026, 08:45
-
Susul Salah dan Chiesa, Cody Gakpo Juga Bakal Cabut dari Liverpool?
Liga Inggris 23 Maret 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28








