Pencipta Logo Singa Mengepal Wafat, Arema FC Berduka
Ari Prayoga | 23 Maret 2019 02:49
Bola.net - Berpulangnya Rudy Satrio Lelono mengundang rasa duka mendalam bagi manajemen Arema FC. Betapa tidak, Sam Idur -sapaan karib almarhum- adalah pencipta logo singa mengepal, yang saat ini menjadi ikon Arema FC.
"Bagi kami, Malang sangat kehilangan tokoh terbaiknya, yang kaya dengan gagasan, seni dan dedikasinya," ucap Media Officer Arema, Sudarmaji, pada Bola.net.
"Demikian pula bagi Arema. Kami berterima kasih gagasan desain beliau menginspirasi bagi Arema. Sampai kapan pun, jika ingat logo Arema FC, akan ingat hasil karya almarhum dan akan selalu memanjatkan doa terbaik untuk beliau," sambungnya.
Sebelumnya, Sam Idur mengembuskan napas terakhir di RST. Soepraoen Kota Malang, Jumat (22/03) sore, usai dirawat akibat sakit yang ia derita. Menurut rencana, jenazah akan dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Sukun Kota Malang
Bagaimana proses almarhum terlibat dalam perancangan logo singa mengepal yang ikonis tersebut? Simak kisahnya di bawah ini.
Bermula dari Pers Kampus
Menurut Sudarmaji, persinggungan Arema dan Sam Idur bermula dari perkenalannya secara pribadi dengan almarhum. Pada era pergerakan mahasiswa, almarhum terlibat dalam proses desain beberapa majalah kampus milik pers mahasiswa. Salah satunya adalah majalah kampus FE UMM yang dikelola Sudarmaji dan kawan-kawan.
"Sejak itu, kami kenal dekat karena sering berdiskusi tentang gagasan dan ide desain," kenang Sudarmaji.
"Setelahnya, kami sempat bekerja bersama dalam proyek tabloid, yang dominan berisi tentang Arema saat era reformasi juga," ia menandaskan.
Tak Mau Dikenal Sebagai Desainer Logo Arema
Lebih lanjut, Sudarmaji berkisah, hubungannya dengan almarhum kian intim terjalin kala mereka berdua berdiskusi panjang lebar terkait asal usul logo Arema. Almarhum mewanti-wanti agar tak ada satu pun yang mengklaim sebagai pembuat logo Arema, termasuk dirinya.
"Beliau berpesan agar logo ini menjadi kebanggaan bersama," tuturnya.
Filosofi di Balik Logo
Sementara itu, Sudarmaji juga mengenang kisah almarhum soal filosofi di balik logo singa mengepal. Salah satu yang diingat pria berusia 46 tahun ini adalah goresan gambar yang menurut almarhum berjumlah 26.
"Jika bukan 26 dipastikan gambarnya palsu. Tidak semua tahu bahwa angka 26 dalam goresan itu artinya 8, yang berarti Arema lahir pada bulan kedelapan atau Agustus," paparnya.
"Pilihan font pada Arema juga punya filosofi tegas dan lugas. Sementara, lingkaran -yang lonjong bukan bulat- mengandung filosofi kebersamaan yang memuncak prestasi," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: PSBS Biak vs Arema
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 16:06
-
Prediksi BRI Super League: PSBS vs Arema FC 15 Mei 2026
Bola Indonesia 14 Mei 2026, 11:46
LATEST UPDATE
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:54
-
Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:44
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47








