'Penghentian QNB League Petaka Sepakbola Indonesia'
Editor Bolanet | 2 Mei 2015 21:03
- Arema Cronus menyebut penghentian kompetisi QNB League 2015 sebagai sebuah petaka bagi sepakbola Indonesia. Hal ini diungkapkan CEO Arema Cronus, Iwan Budianto.
Petaka sepakbola Indonesia. Tragedi sam. Ini bener-benar tragedi. Shock saya, ujar Iwan.
Berkabung dulu kita. Berkabung atas duka di sepakbola Indonesia, sambungnya.
Sebelumnya, PSSI memutuskan menghentikan gelaran QNB League musim ini. Menurut Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan, penghentian ini disebabkan adanya force majeure. Hinca menyebut force majeure ini tak lepas dari pembekuan PSSI dan tak keluarnya izin kepolisian untuk pertandingan QNB musim ini.
Kompetisi ISL 2015 dinyatakan force majeure sehubungan dengan kondisi luar biasa di luar PSSI yang menyebabkan kompetisi tidak bisa berjalan dengan baik, kompetisi tidak bisa tuntas diselesaikan, jadi kompetisi dihentikan, ucap Hinca.
Lebih lanjut, IB -sapaan karib Iwan Budianto- menyebut bahwa manajemen belum bisa menghitung kerugian klub yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang ini.
Belum bisa mikir. Kita berduka saja, jadi gak bisa mikir apa-apa untuk sementara, tandasnya. (den/gia)
Petaka sepakbola Indonesia. Tragedi sam. Ini bener-benar tragedi. Shock saya, ujar Iwan.
Berkabung dulu kita. Berkabung atas duka di sepakbola Indonesia, sambungnya.
Sebelumnya, PSSI memutuskan menghentikan gelaran QNB League musim ini. Menurut Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan, penghentian ini disebabkan adanya force majeure. Hinca menyebut force majeure ini tak lepas dari pembekuan PSSI dan tak keluarnya izin kepolisian untuk pertandingan QNB musim ini.
Kompetisi ISL 2015 dinyatakan force majeure sehubungan dengan kondisi luar biasa di luar PSSI yang menyebabkan kompetisi tidak bisa berjalan dengan baik, kompetisi tidak bisa tuntas diselesaikan, jadi kompetisi dihentikan, ucap Hinca.
Lebih lanjut, IB -sapaan karib Iwan Budianto- menyebut bahwa manajemen belum bisa menghitung kerugian klub yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang ini.
Belum bisa mikir. Kita berduka saja, jadi gak bisa mikir apa-apa untuk sementara, tandasnya. (den/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
LATEST UPDATE
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
-
Comeback ke Timnas Indonesia, 4 Pemain Ini Ditunggu Pembuktiannya
Tim Nasional 5 Juni 2026, 10:55
-
Jam Kick Off Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini, Tayang di Mana?
Tim Nasional 5 Juni 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















