Penuhi Tiga Poin, Persib Optimis Lolos Licensing
Editor Bolanet | 3 Oktober 2012 11:12
- Persib Bandung menyatakan siap untuk mengikuti kompetisi level tertinggi yang rencananya bakal digelar 2014 mendatang. Hal itu hampir bisa dipastikan bakal terwujud jika nantinya ditentukan lewat club licensing.
Seperti diketahui, klub-klub yang akan berlaga di level tertinggi pada 2014 mendatang harus memiliki sertifikat klub profesional. Sertifikasi tersebut sebelumnya pernah dilakukan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) pada 2011 melalui Direktur Kompetisi mereka, Suzuki Tokuaki.
Kala itu, Persib telah memenuhi tiga dari lima aspek yang harus dipenuhi di yakni legalitas, sporting dan personal. Sedangkan finansial dan infrastruktur masih mendapatkan angka merah.
Menurut Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Muhammad Farhan, Persib akan memenuhi persyaratan yang diminta AFC. “Toh, waktu 2011 Persib cuma merah di dua poin yaitu tidak punya stadion kandang standar AFC serta keuangan masih rugi. Itu pun kalau lihat hasil 2011,” ujar Farhan pada , Rabu (03/10).
Farhan lebih lanjut menerangkan, dua poin tersebut segera terpenuhi. “Alhamdulillah stadion Gede Bage sedang penyelesaian. Kalau masalah rugi mah, semua klub juga rugi. Kita nggak khawatir toh utang bisa berangsur kurang,” tuturnya.
Ia menambahkan, dengan memenuhi lima poin yang harus diraih klub-klub Indonesia dalam memenuhi lima persyaratan ini untuk mendapat lisensi profesional, Persib sudah cukup tenang menghadapi kompetisi 2014.
“Pada 2011 itu sendiri masih ada perlakuan diskriminatif. Klub-klub yang kita tahu di bawah konsorsium Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) angkanya biru semua. Karena ketahuan belakangan ini klub tersebut milik konsorsium LPIS. Sehingga pihak pengelola membantu administrasi klub untuk lolos lisensi. Kalau Persib selama ini murni,” pungkasnya. (hug/mac)
Seperti diketahui, klub-klub yang akan berlaga di level tertinggi pada 2014 mendatang harus memiliki sertifikat klub profesional. Sertifikasi tersebut sebelumnya pernah dilakukan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) pada 2011 melalui Direktur Kompetisi mereka, Suzuki Tokuaki.
Kala itu, Persib telah memenuhi tiga dari lima aspek yang harus dipenuhi di yakni legalitas, sporting dan personal. Sedangkan finansial dan infrastruktur masih mendapatkan angka merah.
Menurut Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Muhammad Farhan, Persib akan memenuhi persyaratan yang diminta AFC. “Toh, waktu 2011 Persib cuma merah di dua poin yaitu tidak punya stadion kandang standar AFC serta keuangan masih rugi. Itu pun kalau lihat hasil 2011,” ujar Farhan pada , Rabu (03/10).
Farhan lebih lanjut menerangkan, dua poin tersebut segera terpenuhi. “Alhamdulillah stadion Gede Bage sedang penyelesaian. Kalau masalah rugi mah, semua klub juga rugi. Kita nggak khawatir toh utang bisa berangsur kurang,” tuturnya.
Ia menambahkan, dengan memenuhi lima poin yang harus diraih klub-klub Indonesia dalam memenuhi lima persyaratan ini untuk mendapat lisensi profesional, Persib sudah cukup tenang menghadapi kompetisi 2014.
“Pada 2011 itu sendiri masih ada perlakuan diskriminatif. Klub-klub yang kita tahu di bawah konsorsium Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) angkanya biru semua. Karena ketahuan belakangan ini klub tersebut milik konsorsium LPIS. Sehingga pihak pengelola membantu administrasi klub untuk lolos lisensi. Kalau Persib selama ini murni,” pungkasnya. (hug/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persib 15 Maret 2026
Bola Indonesia 14 Maret 2026, 20:12
LATEST UPDATE
-
Starting XI Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Siapa Starter Utama?
Tim Nasional 18 Maret 2026, 17:09
-
Wakil Inggris di Liga Champions: Hanya Tersisa Arsenal di Babak 8 Besar?
Liga Champions 18 Maret 2026, 16:28
-
Jika Liverpool Gagal ke Liga Champions, Selamat Tinggal Arne Slot!
Liga Champions 18 Maret 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28


















