Performa Slave di Persema Musim Lalu Dinilai Apik
Editor Bolanet | 13 September 2012 23:44
- Meski gagal membawa Persema Malang ke posisi kampiun Indonesian Premier League musim lalu, Slave Radovski tetap dinilai berhasil. Hal ini dilontarkan Business and Development Manager Persema, Moses Hutabarat.
Menurut Moses, Slave telah sukses mengomandani Persema sampai sempat menjadi kandidat kuat runner-up liga. Namun, Laskar Ken Arok -julukan Persema- gagal mempertahankan posisi tersebut
Sebelum masalah keuangan terjadi, Persema sempat menjadi kandidat runner-up. Slave juga berhasil meramu tim yang memadukan pemain muda dan pemain senior, ujar Moses, pada .
Sayang masalah keuangan datang sehingga konsentrasi pemain dan persiapan kita terganggu, sambung dia.
Lebih lanjut, Moses juga mengisyaratkan bahwa tenaga Slave masih dibutuhkan untuk menangani Persema musim depan. Pasalnya, ke depannya, visi Persema adalah tempat pembibitan pemain muda.
Sementara, pemain-pemain muda potensial yang sudah dipersiapkan masih perlu sentuhan tangannya, imbuhnya.
Apakah ini merupakan pertanda Slave akan kembali menangani Laskar Ken Arok, musim depan? Moses mengaku belum bisa memastikan. Sejauh ini masih belum ada pembicaraan dengan Pak Didied (CEO Persema, Didied Poernawan Affandy, red), Moses menandaskan. (den/dzi)
Menurut Moses, Slave telah sukses mengomandani Persema sampai sempat menjadi kandidat kuat runner-up liga. Namun, Laskar Ken Arok -julukan Persema- gagal mempertahankan posisi tersebut
Sebelum masalah keuangan terjadi, Persema sempat menjadi kandidat runner-up. Slave juga berhasil meramu tim yang memadukan pemain muda dan pemain senior, ujar Moses, pada .
Sayang masalah keuangan datang sehingga konsentrasi pemain dan persiapan kita terganggu, sambung dia.
Lebih lanjut, Moses juga mengisyaratkan bahwa tenaga Slave masih dibutuhkan untuk menangani Persema musim depan. Pasalnya, ke depannya, visi Persema adalah tempat pembibitan pemain muda.
Sementara, pemain-pemain muda potensial yang sudah dipersiapkan masih perlu sentuhan tangannya, imbuhnya.
Apakah ini merupakan pertanda Slave akan kembali menangani Laskar Ken Arok, musim depan? Moses mengaku belum bisa memastikan. Sejauh ini masih belum ada pembicaraan dengan Pak Didied (CEO Persema, Didied Poernawan Affandy, red), Moses menandaskan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persema Tetap Persiapkan Diri Sebaik Mungkin
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 16:27
-
Status Keanggotaan Dipulihkan, Persema Bersyukur
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 13:05
-
Persema Malang Harap Bisa Bermain di Naungan PSSI
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 23:18
-
Persema dan Persibo Lolos ke Divisi Utama?
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 22:44
-
Persema Optimistis Dipulihkan di Kongres PSSI
Bola Indonesia 5 Januari 2017, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










