Persebaya Bayar Gaji Sebesar 25 Persen dari Oktober sampai Desember
Serafin Unus Pasi | 7 Desember 2020 21:53
Bola.net - Sekretaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman menepis kabar timnya membayar gaji sebesar 12,5 persen. Kata Ram, selama Oktober sampai Desember, manajemen menggaji pemain sebesar 25 persen.
Dia juga menegaskan Persebaya selalu mengikuti aturan PSSI dalam membayar gaji pemain. Termasuk surat keputusan terbaru bernomor SKEP/69/XI/2020 yang dikeluarkan pada medio November lalu.
"Perlu saya luruskan, bukan digaji 12,5 persen. Persebaya soal gaji ini kan didasarkan pada SKEP PSSI," katanya kepada Bola.net, Senin (7/12/2020).
Menurut Ram, munculnya angka 12,5 persen karena manajemen Persebaya telah membayar gaji sebesar 50 persen pada bulan Oktober. Sehingga, klub hanya punya kewajiban membayar sebesar 25 persen.
"Oktober itu sudah dibayar 50 persen, November muncul SKEP PSSI, berarti Oktober, November, Desember kalau ditotal 75 persen," jelasnya.
"Pemain sudah terima 50 persen di Oktober, berarti November sama Desember 25 persen dibagi dua," Ram menambahkan.
Persebaya membayar 50 persen pada bulan Oktober karena ada kesepakatan yang merujuk pada SKEP/53/VI/2020. Namun, konsensus itu batal menyusul adanya keputusan baru pada bulan November.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Bayar Tepat Waktu
Lebih lanjut, Ram juga mengklaim Persebaya selalu membayar gaji tepat waktu. Meskipun kata dia, klub dalam kondisi susah setelah kehilangan pemasukan akibat penundaan Shopee Liga 1 2020.
"Persebaya ini dalam keadaan susah sekalipun gaji pemain selalu dibayar tepat waktu pada akhir bulan," klaim Ram.
"Karena prinsip kami jangan sampai keringat sudah habis terus belum dibayar haknya pemain," tandas mantan jurnalis olahraga tersebut.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






