Persebaya dan PSM Akibatkan PT LI Batal Gelar Rapat Pleno
Editor Bolanet | 19 Januari 2015 23:50
- PT Liga Indonesia (PT LI) batal menggelar rapat pleno lanjutan, Senin (19/1). Selanjutnya, rapat kembali diagendakan Selasa (20/1).
Sekretaris PT Liga Indonesia (PT LI), Tigor Shalom Boboy, mengatakan bahwa batalnya rapat diakibatkan Persebaya Surabaya dan PSM Makassar yang belum mengirimkan konfirmasi mengenai pelunasan hutang.
Kami masih menunggu karena dua klub tersebut belum mengkonfirmasi status hutangnya. Dalam surat, kami meminta sampai Senin ini. Jadi, kami harus memundurkan jadwal rapat pleno ke Selasa (20/1). Kami masih menunggu hingga Senin malam, ujar Tigor.
Tigor menambahkan, data dari sejumlah klub seperti Pelita Bandung Raya (PBR), Gresik United, Persija Jakarta dan Arema Cronous, sudah masuk. Khusus Persija dan Arema, Tigor menjelaskan bahwa data yang diberi terkait proyeksi pembiayaan untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
Mereka harus melakukan apa yang kami harapkan. Misalnya, terkait penyesuaian proyeksi pembiayaan dan posisi hutang. Hutang PBR sudah berkurang, namun masih ada sisa yang nilainya bisa ditutupi dari kontribusi komersial yang didapat. Dalam suratnya, PBR mengatakan akan melakukan pembayaran lagi setelah mendapat kontribusi komersial, pungkasnya. (esa/dim)
Sekretaris PT Liga Indonesia (PT LI), Tigor Shalom Boboy, mengatakan bahwa batalnya rapat diakibatkan Persebaya Surabaya dan PSM Makassar yang belum mengirimkan konfirmasi mengenai pelunasan hutang.
Kami masih menunggu karena dua klub tersebut belum mengkonfirmasi status hutangnya. Dalam surat, kami meminta sampai Senin ini. Jadi, kami harus memundurkan jadwal rapat pleno ke Selasa (20/1). Kami masih menunggu hingga Senin malam, ujar Tigor.
Tigor menambahkan, data dari sejumlah klub seperti Pelita Bandung Raya (PBR), Gresik United, Persija Jakarta dan Arema Cronous, sudah masuk. Khusus Persija dan Arema, Tigor menjelaskan bahwa data yang diberi terkait proyeksi pembiayaan untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
Mereka harus melakukan apa yang kami harapkan. Misalnya, terkait penyesuaian proyeksi pembiayaan dan posisi hutang. Hutang PBR sudah berkurang, namun masih ada sisa yang nilainya bisa ditutupi dari kontribusi komersial yang didapat. Dalam suratnya, PBR mengatakan akan melakukan pembayaran lagi setelah mendapat kontribusi komersial, pungkasnya. (esa/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















