Persebaya Sebut Strategi Jadi Kunci, Persegres Akui Lengah
Editor Bolanet | 13 Januari 2014 18:51
- Kondisi lapangan Stadion Brawijaya Kediri yang becek akibat hujan membuat manager-coach Persebaya, Rahmad Darmawan harus mengubah game plan. Hasilnya, Persebaya berhasil mengandaskan Persegres dengan skor telak 3-1.
Hujan deras yang sempat mengguyur Kota Kediri membuat Persebaya dan Persegres gagal mengembangkan permainan di babak pertama. Kondisi ini diakui Rahmad cukup berat dan menguras stamina pemainnya.
Jujur pada babak pertama, kita tidak menemukan permainan seperti apa. Kita kesulitan mengembangkan permainan. Lapangan membuat kita sukar untuk main bola pendek. Pada babak pertama, praktis tak ada peluang, jelas Rahmad.
Pada jeda pertandingan, Rahmad akhirnya mengubah strategi. Hari ini kita tiba-tiba mengubah game plan karena lapangan seperti itu. Pada paruh kedua, kita coba bermain lebih ideal, lanjut mantan pelatih Arema Cronous ini.
Hasilnya cukup memuaskan. Meski sempat tertinggal oleh gol Jacky Pasarela, Persebaya berhasil membalikkan skor. Bahkan mereka sukses mencetak tiga gol melalui Dedi Kusnandar dan sepasang gol Agus Casmir.
Sementara head coach Persegres, Agu Yuwono menyebut timnya lengah sehingga kecolongan tiga gol saat berhadapan dengan Persebaya. Setelah kita unggul, dalam waktu singkat kita terbalas. Itu berarti ada kelengahan di tim kita, urai Agus.
Mantan pelatih Persidafon ini mengakui pemainnya terlambat mengantisipasi sehingga Agu Casmir dengan gampang mencetak dua gol dalam waktu singkat. Pemain kita hanya melihat. Proses terjadinya gol sangat mudah sekali, aku Agus.
Kekalahan atas Persebaya membuat Persegres harus angkat koper dari Inter Island Cup 2014. Tim kebanggaan Ultras Gresik ini menelan dua kekalahan beruntun di Grup Jawa 3. (faw/dzi)
Hujan deras yang sempat mengguyur Kota Kediri membuat Persebaya dan Persegres gagal mengembangkan permainan di babak pertama. Kondisi ini diakui Rahmad cukup berat dan menguras stamina pemainnya.
Jujur pada babak pertama, kita tidak menemukan permainan seperti apa. Kita kesulitan mengembangkan permainan. Lapangan membuat kita sukar untuk main bola pendek. Pada babak pertama, praktis tak ada peluang, jelas Rahmad.
Pada jeda pertandingan, Rahmad akhirnya mengubah strategi. Hari ini kita tiba-tiba mengubah game plan karena lapangan seperti itu. Pada paruh kedua, kita coba bermain lebih ideal, lanjut mantan pelatih Arema Cronous ini.
Hasilnya cukup memuaskan. Meski sempat tertinggal oleh gol Jacky Pasarela, Persebaya berhasil membalikkan skor. Bahkan mereka sukses mencetak tiga gol melalui Dedi Kusnandar dan sepasang gol Agus Casmir.
Sementara head coach Persegres, Agu Yuwono menyebut timnya lengah sehingga kecolongan tiga gol saat berhadapan dengan Persebaya. Setelah kita unggul, dalam waktu singkat kita terbalas. Itu berarti ada kelengahan di tim kita, urai Agus.
Mantan pelatih Persidafon ini mengakui pemainnya terlambat mengantisipasi sehingga Agu Casmir dengan gampang mencetak dua gol dalam waktu singkat. Pemain kita hanya melihat. Proses terjadinya gol sangat mudah sekali, aku Agus.
Kekalahan atas Persebaya membuat Persegres harus angkat koper dari Inter Island Cup 2014. Tim kebanggaan Ultras Gresik ini menelan dua kekalahan beruntun di Grup Jawa 3. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSS 18 Oktober 2026
Bola Indonesia 17 Oktober 2026, 10:16
-
Link Streaming Isenmulang FC vs Persebaya di BRI Super League, 9 Oktober 2026
Bola Indonesia 9 Oktober 2026, 18:00
-
Prediksi BRI Super League: Isenmulang FC vs Persebaya 9 Oktober 2026
Bola Indonesia 8 Oktober 2026, 19:45
LATEST UPDATE
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



