Persebaya Siapkan Yogyakarta dan Bali
Editor Bolanet | 10 Maret 2013 18:31
- Langkah cepat dilakukan Persebaya Surabaya menyusul diputuskannya larangan pertandingan sepakbola di Jawa Timur (Jatim). Manajemen tim berjuluk Bajul Ijo kini memilih Yogyakarta dan Bali sebagai home base sementara mereka.
Dari dua alternatif tersebut, Persebaya sepertinya condong memilih Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara (AAU) sebagai tempat untuk menggelar laga lanjutan Indonesia Premier League (IPL) dengan menjamu Persibo Bojonegoro dan Persepar Palangkaraya akhir bulan ini. Sebab stadion tersebut musim lalu pernah digunakan saat menjamu Persik Kediri di ajang Piala Indonesia.
Di Yogya kita sudah pernah dan cukup mudah perijinannya. Untuk Bali, tinggal sananya mau nggak nerima kita? ujar CEO Persebaya, I Gede Widiade, Minggu (10/03).
Gede mengakui bahwa hingga kini pihaknya memang masih mendapatkan kabar larangan tersebut secara lisan saja dari pihak keamanan terkait. Meski belum ada surat resmi, Persebaya harus tetap berjaga-jaga mencari alternatif. Daripada kami di-WO karena tidak bisa menggelar laga kandang, lanjutnya.
Pengusaha Surabaya yang menetap di Jakarta itu meminta agar Bonekmania tetap berbesar hati terhadap larangan yang berimbas pada klub kebanggaan mereka tersebut. Pihak kepolisian pasti lebih tahu apakah pertandingan Persebaya yang digelar di Surabaya nanti berpotensi menimbulkan keributan atau tidak. Karena itu, kami meminta semua pihak, utamanya suporter untuk menerima keputusan ini dengan besar hati, tandasnya. (fjr/mac)
Dari dua alternatif tersebut, Persebaya sepertinya condong memilih Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara (AAU) sebagai tempat untuk menggelar laga lanjutan Indonesia Premier League (IPL) dengan menjamu Persibo Bojonegoro dan Persepar Palangkaraya akhir bulan ini. Sebab stadion tersebut musim lalu pernah digunakan saat menjamu Persik Kediri di ajang Piala Indonesia.
Di Yogya kita sudah pernah dan cukup mudah perijinannya. Untuk Bali, tinggal sananya mau nggak nerima kita? ujar CEO Persebaya, I Gede Widiade, Minggu (10/03).
Gede mengakui bahwa hingga kini pihaknya memang masih mendapatkan kabar larangan tersebut secara lisan saja dari pihak keamanan terkait. Meski belum ada surat resmi, Persebaya harus tetap berjaga-jaga mencari alternatif. Daripada kami di-WO karena tidak bisa menggelar laga kandang, lanjutnya.
Pengusaha Surabaya yang menetap di Jakarta itu meminta agar Bonekmania tetap berbesar hati terhadap larangan yang berimbas pada klub kebanggaan mereka tersebut. Pihak kepolisian pasti lebih tahu apakah pertandingan Persebaya yang digelar di Surabaya nanti berpotensi menimbulkan keributan atau tidak. Karena itu, kami meminta semua pihak, utamanya suporter untuk menerima keputusan ini dengan besar hati, tandasnya. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lepas Ego, Presiden Arema FC: Malang dan Surabaya Bersaudara
Bola Indonesia 8 Oktober 2022, 06:18
-
Komentar Pentolan Green Nord Ihwal Potensi Perdamaian Bonek dan Aremania
Bola Indonesia 5 Oktober 2022, 20:03
LATEST UPDATE
-
Lionel Messi Sanjung Habis Cape Verde: Mereka Sungguh Luar Biasa!
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:40
-
Man of the Match Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:03
-
Tempat Menonton Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 07:15
-
Real Madrid Buat Klarifikasi: Kami Tidak Kejar Enzo Fernandez!
Liga Spanyol 4 Juli 2026, 07:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 06:30
-
Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:30
-
Man of the Match Australia vs Mesir: Mohamed Salah
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Inggris 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









