Perseru Serui Segera Berbenah Sambut ISL Musim Depan
Editor Bolanet | 16 September 2013 13:07
- Perseru Serui segera berbenah usai keberhasilan meraih promosi ke ISL musim depan. Sederet persiapan langsung dilakukan guna tampil sesuai harapan. Ketua Umum Perseru, Yance Banua, mengatakan banyak hal yang ingin dicapai dengan tampil di ISL.
Tidak hanya gelar juara, melainkan memperkenalkan talenta-talenta dari wilayah yang terkena dengan hasil lautannya tersebut. Karena itu, Yance mengutarakan jika The Black Orange -julukan Perseru- bakal melakukan persiapan jangka panjang.
Kami tidak main-main tampil di ISL. Meski begitu, kami tetap mengandalkan para pemain lokal. Termasuk, mengupayakan diperkuat pemain senior lokal seperti Oktovianus Maniani, Patrich dan Manu Wanggai. Kombinasi pemain junior dan senior tersebut, diharapkan bisa bersinergi dengan baik, tuturnya.
Untuk menggelar laga home, dilanjutkannya, direncanakan menggunakan Stadion Mandala, di Jayapura. Pasalnya, Yance khawatir jika PT LI tidak akan mengizinkan jika tetap menggelar laga kandang di Stadion Marora, Serui, Kabupaten Yapen Waropen, Provinsi Papua.
Kami pun menyadari kekurangan di Stadion Marora. Karena itu, pertandingan home diupayakan di Jayapaura. Sebab, banyak orang Serui di sana. Kami akan mendapatkan banyak dukungan. Sambil itu berjalan, kami akan merenovasi rumput dan lampu di Stadion Marora. Sejauh ini, sudah ada sinyal dari Bupati (Tonny Tessar) dan DPRD Serui, pungkasnya.
Di babak final Divisi Utama, Kuda Laut Orange -julukan Perseru- harus mengakui ketangguhan Persebaya Surabaya dengan skor 0-2, di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (14/9) malam. Torehan gol Bajul Ijo -julukan Persebaya- diborong Jean Paul Casimir E Boumsong pada menit ke-30 dan 57.
Usai memastikan gelar juara pertama, Persebaya Surabaya berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp500 juta. Sedangkan Perseru, menerima uang Rp350 juta. Skuad arahan Robby Maruanaya tersebut, juga menyabet gelar klub yang paling suportif pada musim ini. (esa/mac)
Tidak hanya gelar juara, melainkan memperkenalkan talenta-talenta dari wilayah yang terkena dengan hasil lautannya tersebut. Karena itu, Yance mengutarakan jika The Black Orange -julukan Perseru- bakal melakukan persiapan jangka panjang.
Kami tidak main-main tampil di ISL. Meski begitu, kami tetap mengandalkan para pemain lokal. Termasuk, mengupayakan diperkuat pemain senior lokal seperti Oktovianus Maniani, Patrich dan Manu Wanggai. Kombinasi pemain junior dan senior tersebut, diharapkan bisa bersinergi dengan baik, tuturnya.
Untuk menggelar laga home, dilanjutkannya, direncanakan menggunakan Stadion Mandala, di Jayapura. Pasalnya, Yance khawatir jika PT LI tidak akan mengizinkan jika tetap menggelar laga kandang di Stadion Marora, Serui, Kabupaten Yapen Waropen, Provinsi Papua.
Kami pun menyadari kekurangan di Stadion Marora. Karena itu, pertandingan home diupayakan di Jayapaura. Sebab, banyak orang Serui di sana. Kami akan mendapatkan banyak dukungan. Sambil itu berjalan, kami akan merenovasi rumput dan lampu di Stadion Marora. Sejauh ini, sudah ada sinyal dari Bupati (Tonny Tessar) dan DPRD Serui, pungkasnya.
Di babak final Divisi Utama, Kuda Laut Orange -julukan Perseru- harus mengakui ketangguhan Persebaya Surabaya dengan skor 0-2, di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (14/9) malam. Torehan gol Bajul Ijo -julukan Persebaya- diborong Jean Paul Casimir E Boumsong pada menit ke-30 dan 57.
Usai memastikan gelar juara pertama, Persebaya Surabaya berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp500 juta. Sedangkan Perseru, menerima uang Rp350 juta. Skuad arahan Robby Maruanaya tersebut, juga menyabet gelar klub yang paling suportif pada musim ini. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Persebaya Minta Suporter Tak Menghakimi Miswar Saputra
Bola Indonesia 5 Maret 2019, 17:10
-
Motivasi di Ruang Ganti Jadi Kunci Kemenangan Persebaya
Bola Indonesia 2 Maret 2019, 23:10
-
Hasil Pertandingan Perseru vs Persebaya: Skor 2-3
Bola Indonesia 2 Maret 2019, 21:52
-
Perseru Jadikan Piala Presiden sebagai Ajang Bongkar Pasang Pemain
Bola Indonesia 2 Maret 2019, 05:05
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














