Persewar Waropen, Anak Baru Pengusik Ketenangan Para Raksasa Kasta Kedua
Gia Yuda Pradana | 17 Juli 2019 16:17
Bola.net - Persewar Waropen musim ini bisa dibilang sebagai kejutan terbesar di kasta kedua liga Indonesia. Berstatus tim promosi dari Liga 3 2018, tim berjuluk Mutiara Bakau itu ternyata mampu mengusik ketenangan tim-tim besar.
Lima kali bertanding, Okto Maniani dkk belum sekali pun tersentuh kekalahan. Mereka bahkan memimpin klasemen sementara Grup Timur Liga 2 2019.
Ibarat pembunuh raksasa, anak-anak asuh duet Carolino Ivakdalam-Elie Aiboy ini telah menjinakkan klub-klub Jatim macam Madura FC, Persatu Tuban, bahkan tim sarat prestasi Persik Kediri. Dua rival asal Borneo yang pernah mentas di kasta tertinggi sepakbola Indonesia, Persiba Balikpapan dan Mitra Kukar, pun dibuat tak berkutik.
Dibandingkan Persipura Jayapura atau Persiwa Wamena, yang sudah lama eksis, Persewar ibarat anak baru di kancah persepakbolaan indonesia. Tim ini baru berdiri pada 2005.
Yang menarik, Persewar juga berstatus tim musafir. Mereka terpaksa menyewa Stadion Untung Suropati Kota Pasuruan, Jawa Timur, sebagai homebase karena Stadion Marora Serui di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, direnovasi untuk persiapan PON 2020.
Namun, status nomaden ini ternyata tak menghalangi Persewar untuk berprestasi. Torehan 11 poin dari lima pertandingan (M3 S2 K0) adalah bukti.
Apa rahasia kehebatan Persewar? Scroll terus ke bawah.
Persiapan Matang Persewar
"Kami persiapkan tim ini dengan matang karena kami tahu tak bisa main di Papua, maka tim ini harus merekrut pemain bagus agar bisa bersaing di Liga 2. Kami kumpulkan pemain eks Liga 1 asal Papua yang punya pengalaman dan mental kuat karena status kandang kami di Pasuruan ibarat main di rumah orang lain," tutur Carolino Ivakdalam.
Ada enam pemain eks Liga 1 yang jadi tulang punggung klub berjuluk Seribu Bakau ini. Mereka antara lain Habel Boas Isir, Marco Kabiay, Mozes Banggo (Perseru), Victor Pae (Persipura), Isaac Wanggai (Persebaya), dan Okto Maniani (Sriwijaya FC). Mereka sudah separuh dari formasi inti starting XI bagi Persewar.
"Selain para senior itu, sebenarnya tim ini punya pemain banyak muda yang dididik coach Ino (panggilan akrab Carolino Ivakdalam) sejak di PPLP Papua. Jadi teamwork kami sudah terbentuk sejak lama," ungkap Elie Aiboy, asisten pelatih Persewar.
Keberadaan Elie Aiboy sebagai mantan pemain Timnas Indonesia juga punya pengaruh kuat bagi pemain Persewar. "Dia tak hanya menularkan ilmunya. Tapi juga mengajarkan bagaimana menjadi seorang pemain profesional. Makanya, kami sangat segan dan respek kepada coach Elie," tutur Okto Maniani.
Bonus Besar
Ini semua masih bumbu dapur Persewar secara teknis. Soal nonteknis, ternyata manajemen telah menyiapkan iming-iming bonus cukup besar, bila pemain mampu meraih poin di kandang maupun tandang.
"Nilai kontrak pemain wajar, seperti klub-klub lain. Tapi manajemen memberi bonus besar bila kami dapat angka di pertandingan. Saya tak perlu sebutkan nominalnya. Dari pengalaman saya jadi pemain, bonus Persewar sangat besar untuk ukuran klub Liga 2. Berani taruhan, musim ini, saya kira tak ada klub Liga 2 memberi bonus seperti Persewar," ucap Elie Aiboy.
Persewar Waropen mungkin memang tergolong anak baru di persepakbolaan Indonesia. Namun Mutiara Bakau tak bisa diremehkan. Tim-tim yang lebih besar semacam Mitra Kukar maupun Persik Kediri sudah membuktikannya.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
Tim Nasional 14 Januari 2026, 21:00
-
Media Vietnam Mengulas Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 20:52
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






