Persib Lolos Bersyarat Dari Sanksi Komdis PSSI
Editor Bolanet | 24 Oktober 2014 20:50
- Persib Bandung akhirnya lolos dari ancaman menggelar pertandingan kandang tanpa penonton di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, lanjutan babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Sehingga, para suporternya dipastikan bisa memberikan dukungan bagi Maung Bandung- julukan Persib- secara langsung saat menjamu Mitra Kutai Kartanegara, Minggu (26/10).
Hal tersebut, diutarakan Risha Adi Wijaya, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) usai menghadiri sidang kedua yang digelar Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI), di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (24/10) malam.
Risa menerangkan, sidang pertama sudah digelar langsung di tempat (stadion Si Jalak) oleh Ketua Komdis PSSI, Hinca IP Pandjaitan, usai melawan Persebaya, Rabu (22/10). Dilanjutkannya, Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) dan Manajemen Persib serta suporter, memang luput dari sanksi materi. Namun, diwajibkan memastikan pertandingan pada 26 Oktober tersebut berjalan sempurna.
Justru itu, sanksi pencegahan lah yang kami anggap sangat berat. Memastikan jelang pertandingan, saat pertandingan dan sesudah pertandingan berjalan lancar tanpa kejadian flare ataupun rasis, tentunya sangat sulit, katanya.
Hanya saja, karena kami sudah berkomitmen dan ingin membenahi sepak bola Indonesia, hal tersebut tentu disanggupi. Kami akan berusaha keras untuk itu. Sebab jika tidak, ancaman besar dalam laga berikutnya pasti lebih memberatkan, imbuhnya.
Lebih jauh dikatakannya, pihaknya sudah menangkap pelaku penyulut flare dan menyanyikan lagu-lagu bernada rasial saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dalam lanjutan babak delapan besar kompetisi ISL musim ini, Rabu (22/10).
Rincian pelakunya, tidak bisa saya sebutkan. Hanya saja, ciri-cirinya, mengenakan baju hitam-hitam. Mereka selalu berada di posisi tersebut. Yakni, selalu berada di sisi utara dan timur kalau kita lihat dari barat, pungkasnya. (esa/dzi)
Sehingga, para suporternya dipastikan bisa memberikan dukungan bagi Maung Bandung- julukan Persib- secara langsung saat menjamu Mitra Kutai Kartanegara, Minggu (26/10).
Hal tersebut, diutarakan Risha Adi Wijaya, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) usai menghadiri sidang kedua yang digelar Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI), di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (24/10) malam.
Risa menerangkan, sidang pertama sudah digelar langsung di tempat (stadion Si Jalak) oleh Ketua Komdis PSSI, Hinca IP Pandjaitan, usai melawan Persebaya, Rabu (22/10). Dilanjutkannya, Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) dan Manajemen Persib serta suporter, memang luput dari sanksi materi. Namun, diwajibkan memastikan pertandingan pada 26 Oktober tersebut berjalan sempurna.
Justru itu, sanksi pencegahan lah yang kami anggap sangat berat. Memastikan jelang pertandingan, saat pertandingan dan sesudah pertandingan berjalan lancar tanpa kejadian flare ataupun rasis, tentunya sangat sulit, katanya.
Hanya saja, karena kami sudah berkomitmen dan ingin membenahi sepak bola Indonesia, hal tersebut tentu disanggupi. Kami akan berusaha keras untuk itu. Sebab jika tidak, ancaman besar dalam laga berikutnya pasti lebih memberatkan, imbuhnya.
Lebih jauh dikatakannya, pihaknya sudah menangkap pelaku penyulut flare dan menyanyikan lagu-lagu bernada rasial saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dalam lanjutan babak delapan besar kompetisi ISL musim ini, Rabu (22/10).
Rincian pelakunya, tidak bisa saya sebutkan. Hanya saja, ciri-cirinya, mengenakan baju hitam-hitam. Mereka selalu berada di posisi tersebut. Yakni, selalu berada di sisi utara dan timur kalau kita lihat dari barat, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung di BRI Super League
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persib 25 Oktober 2026
Bola Indonesia 24 Oktober 2026, 17:31
-
Sandy Walsh Tak Mau Fans Persib Larut dalam Kekecewaan
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 19:41
LATEST UPDATE
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




